AYOJAKARTA.COM - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memastikan pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara (IKN) bakal mundur.
Kloter pertama pemindahan ASN ke IKN semula dijadwalkan Juli 2024.
Dikarena infrastrukturnya yang belum lengkap, maka pemindahan diundur jadi akhir September 2020.
"Pemindahan ASN mundur ke September karena persoalan ketersediaan tempat tinggal yang masih disiapkan," kata MenPAN-RB Abdullah Azwar Anas saat dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Metro TV, Senin 12 Agustus 2024.
Pemindahan diundur jadi akhir September 2024 atau setidaknya setelah rangkaian upacara peringatan HUT RI selesai digelar.
Baca Juga: RESMI! POLTEKIM dan POLTEKIP Digabung Jadi Politeknik Pengayoman Indonesia
Dikarenakan masih ada keterbatasan infrastruktur, maka pemindahan ASN ke IKN dilakukan secara bertahap.
Termasuk tidak semua jabatan ASN akan pindah ke IKN.
Dari 38 kementerian/lembaga yang diprioritaskan pindah ke IKN, diantaranya :
- Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya
- JPT Pratama
- Jabatan Administrator
- Jabatan Fungsional
Baca Juga: Kenapa Peringatan Hari Kemerdekaan Identik dengan Paskibraka? Simak Sejarahnya Berikut!
- Jabatan Pelaksana
Ada tiga prioritas dalam pemindahan ASN ke IKN tersebut.
Pertama, 179 dari 38 kementerian/lembaga, termasuk dari Kementerian Perdagangan.
Kedua, 91 eselon I dari 29 kementerian/lembaga.
Ketiga, 278 eselon I dari 50 kementerian/lembaga.
Itu tadi skenario pemindahan ASN ke IKN yang semuka dijadwalkan Juli, mundur ke September 2024.***

Share this article
Pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) dipastikan bakal mundur, simak skenarionya berikut.