Diduga Menjadi Perancang Dalam Penetapan DPO Pegi Setiawan, Iptu Rudiana akan Dilaporkan Para Terpidana Kasus Vina dan Eky ke Bareskrim

Terpidana Kasus Pembunuhan Vina Cirebon
Terpidana Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

AYOJAKARTA.COM - Dicabutnya status tersangka Pegi Setiawan sebagai otak peristiwa kematian Vina, ikut membawa dampak hukum kepada para terpidana.

Usai PN Bandung memutuskan penangkapan terhadap Pegi Setiawan tidak sah, para terpidana mendesak agar saksi Aep serta Dede diperiksa.

Para terpidana meyakini, saksi Aep serta Dede telah memberikan keterangan palsu kepada Iptu Rudiana terkait nama-nama tersangka termasuk Pegi Setiawan.

Karena itu, para terpidana yang telah didakwa atas keterlibatan dalam peristiwa Vina dan Eky berharap agar keadilan bisa terungkap.

Baca Juga: Capai 3.848 Pendaftar, Inilah 9 Fakultas Paling Ramai Peminat di Institut Teknologi Bandung (ITB)

“Saya tidak merasa membunuh, saya minta keadilannya, kedepannya keadilan di Indonesia ini dapat diungkap seadil-adilnya,” pinta para terpidana dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Rabu (17/7/2024). 

Desakan untuk mengungkap seluruh tabir kasus yang menyelimuti, juga sudah disampaikan oleh keluarga mendiang Vina.

Melalui kuasa hukumnya, keluarga mendiang Vina berharap agar dibentuk Tim Khusus yang bisa mengungkap kasus secara transparan.

Terkait adanya dugaan salah tangkap yang dilakukan oleh Iptu Rudiana, Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada memastikan proses evaluasi sedang dilakukan.

Baca Juga: Lulusannya Mudah Dapat Kerja! Ini Universitas dengan Jurusan Ilmu Komputer Terbaik di Indonesia versi THE AUR by Subject 2024

Di samping Kabareskrim Polri, evaluasi terhadap Iptu Rudiana juga akan melibatkan Divisi Propam serta Itwasum Polri.

Menyikapi upaya yang dilakukan Polri, Otto Hasibuan selaku tim kuasa hukum menilai proses tersebut sebagai suatu progres.

“Kalau polisi sudah mau mengevaluasi, ini menurut saya satu itikad baik yang harus dihormati,” ungkap Otto.

Dengan adanya proses evaluasi, Otto Hasibuan berharap akan menemui kebenaran terkait dugaan salah tangkap yang mungkin dilakukan Iptu Rudiana.

Langkah hukum yang dilakukan para terpidana untuk dapat mengorek informasi dari Iptu Rudiana, menurut Otto merupakan hal wajar.

Menurutnya, para terpidana kasus Vina ini sudah memutuskan untuk melaporkan Iptu Rudiana. 

"Saya mendapat kabar dari tim yang di Bandung, mereka sudah memutuskan untuk akan melaporkan Iptu Rudiana, ke Bareskrim Polri." ungkap Otto. 

Disisi lain, desakan untuk segera melakukan pertemuan dengan Iptu Rudiana untuk memberikan keterangan juga sempat disampakan oleh Yusuf Warsyim selaku Komisioner Kompolnas.

Baca Juga: Status KJP Plus Banyak yang Dibatalkan hingga Gagal Cair, Penerima Keluhkan Verifikasi Ulang Tak Sesuai di Lapangan

“Saya mengusulkan Kompolnas agar ada hal-hal yang perlu kita konfirmasi kepada Ayah korban almarhum Eky, sekalian merespon harapan publik,” ungkap Yusuf.

Menjadi sosok paling ditunggu kehadirannya oleh publik, mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji ikut memberi tanggapan perihal peran penting Iptu Rudiana.

Menurut Susno, pelaporan para terpidana terhadap Iptu Rudiana lebih merupakan desakan agar segera memberi kejelasan kepada publik.

Esensi dari sebuah pelaporan, Susno menambahkan bukan sekedar untuk mencari siapa yang salah atau benar melainkan menemukan fakta atau kebenaran itu sendiri.

“Setidaknya ini bisa menjawab teka-teki yang selama ini ada di masyarakat, bahwa Pak Rudiana yang mendesain kasus ini,” ungkap Susno. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pegi Setiawan
# Aep
# Vina
# Iptu Rudiana

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.