4 Tips Memilih Formasi CPNS untuk Meningkatkan Peluang Lolos, Salah Satunya Pilih Kualifikasi Tersulit

Artikel ini akan memberikan beberapa tips untuk membantu kamu memilih formasi CPNS yang sesuai dengan kualifikasi dan peluang kamu.
Artikel ini akan memberikan beberapa tips untuk membantu kamu memilih formasi CPNS yang sesuai dengan kualifikasi dan peluang kamu.

AYOJAKARTA.COM -- Dapat menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah impian bagi banyak orang.

CPNS menawarkan kestabilan kerja, gaji yang kompetitif, dan berbagai fasilitas lain yang menjadikannya pilihan menarik.

Namun bagi pemula memilih formasi CPNS yang tepat bisa menjadi tantangan tersendiri.

Artikel ini akan memberikan beberapa tips untuk membantu kamu memilih formasi CPNS yang sesuai dengan kualifikasi dan peluang kamu.

Baca Juga: 6 Formasi CPNS Tanpa Syarat Tinggi Badan, Cocok untuk yang Merasa Memiliki Badan Pendek

1. Tentukan Mau CPNS Pusat atau Daerah

Langkah pertama dalam memilih formasi CPNS adalah memutuskan apakah kamu ingin bekerja di instansi pusat atau daerah.

CPNS pusat bekerja di kementerian atau lembaga nasional yang berlokasi di ibu kota atau kota-kota besar lainnya.

Kelebihan dari CPNS pusat adalah adanya peluang karir yang lebih luas dan akses ke berbagai fasilitas yang lebih baik.

Baca Juga: CPNS 2024 Dibuka Juli-Agustus, Ini Bocoran Formasi CASN 2024 Terbaru di Pemerintah Provinsi (Pemprov)

Namun, kekurangannya adalah persaingan untuk formasi di pusat biasanya lebih ketat dan harus siap ditempatkan di seluruh daerah.

CPNS daerah bekerja di pemerintah provinsi, kabupaten, atau kota. Kelebihan dari CPNS daerah adalah kesempatan untuk bekerja lebih dekat dengan keluarga kamu, serta biasanya memiliki beban kerja yang lebih ringan dibandingkan dengan CPNS pusat.

Selain itu, persaingan untuk formasi daerah mungkin tidak seketat di pusat, terutama di daerah yang kurang diminati.

Baca Juga: Rekrutmen CPNS 2024 Dibuka Juli-Agustus, Ini 10 Jurusan S-1 Paling Berpeluang Jadi ASN, Kuota Formasi Besar-besaran!

Memilih antara CPNS pusat atau daerah sebaiknya didasarkan pada prioritas pribadi kamu, seperti lokasi tempat tinggal, ambisi karir, dan kenyamanan lingkungan kerja.

2. Cari Peluang Formasi Tertinggi

Setelah menentukan apakah kamu ingin menjadi CPNS pusat atau daerah, langkah selanjutnya adalah mencari formasi dengan peluang tertinggi.

Ini berarti mencari formasi yang menawarkan jumlah posisi terbanyak. Semakin banyak posisi yang ditawarkan, semakin besar peluang kamu untuk diterima.

Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2024 Dibuka 15-19 Juli? BKN Beri Penjelasan: Ini 7 Berkas yang Bisa Kamu Siapkan dari Sekarang

Periksa pengumuman resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) atau instansi terkait yang biasanya mencantumkan jumlah posisi yang tersedia untuk setiap formasi.

Meneliti data penerimaan CPNS tahun sebelumnya bisa memberikan gambaran tentang formasi mana yang biasanya memiliki banyak posisi.

Bergabunglah dengan forum online atau grup diskusi yang membahas CPNS. Anggota forum sering berbagi informasi tentang formasi dengan peluang tertinggi.

Baca Juga: Badan Karantina Indonesia Membuka 1.097 Formasi untuk CPNS dan PPPK 2024, Mulai dari SMA hingga S2

Dengan strategi ini, kamu bisa fokus pada formasi yang menawarkan peluang terbesar untuk diterima.

3. Hindari Formasi untuk Semua Jurusan

Formasi yang terbuka untuk semua jurusan biasanya memiliki persaingan yang sangat ketat.

Hal ini karena banyak pelamar dari berbagai latar belakang pendidikan yang memenuhi syarat untuk melamar.

Oleh karena itu, lebih baik memilih formasi yang lebih spesifik sesuai dengan jurusan kamu.

Baca Juga: Formasi Tenaga Kesehatan Klinik di CPNS 2024 Kejaksaan Agung, Paling Banyak Dibutuhkan Adalah…

Keuntungan memilih formasi yang sesuai dengan jurusan:

-Persaingan Lebih Sedikit: Formasi yang spesifik sesuai jurusan biasanya memiliki pelamar yang lebih sedikit dibandingkan dengan formasi untuk semua jurusan.

-Peluang Lebih Besar: Dengan lebih sedikit pelamar, peluang kamu untuk diterima menjadi lebih besar.

-Penempatan Sesuai Keahlian: kamu akan ditempatkan di posisi yang sesuai dengan keahlian dan latar belakang pendidikan kamu, sehingga kamu bisa bekerja dengan lebih efektif dan berkembang lebih cepat.

Baca Juga: BKN Merilis Simulasi CAT SKD, Cocok untuk Kamu yang Belum Berpengalaman Mengikuti Ujian CPNS dan PPPK

4. Cari Formasi yang Kualifikasinya Sulit

Tips terakhir adalah mencari formasi yang memiliki kualifikasi yang sulit dipenuhi oleh kebanyakan pelamar.

Ini bisa berupa kualifikasi pendidikan yang spesifik, pengalaman kerja tertentu, atau sertifikasi profesional yang jarang dimiliki.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# CPNS
# Kualifikasi
# Formasi

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.