AYOJAKARTA.COM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah membuat keputusan mengejutkan dalam rapat internal mereka mengenai calon yang akan diusung dalam Pilkada Jakarta 2024.
Setelah spekulasi bahwa Anies Baswedan mungkin akan diusung kembali, PKS justru memilih untuk mengusung Muhammad Sohibul Iman, mantan presiden PKS, mantan Wakil Ketua DPR RI, dan mantan Rektor Universitas Paramadina.
Juru Bicara PKS, Ahmad Mabruri, mengonfirmasi keputusan ini berdasarkan hasil rapat kemarin.
"Kita sudah putuskan bahwasanya kita akan mengusung Muhammad Sohibul Iman," ungkapnya.
Baca Juga: Sidang Praperadilan Pegi Setiawan Ditunda, Pakar Hukum Pidana Jamin Ginting Khawatirkan Hal Ini
Keputusan ini mengikuti arahan Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, yang sejak awal telah mendorong partainya untuk mengusung kader sendiri.
Ketika ditanya mengenai siapa yang akan menjadi pasangan Sohibul Iman dalam Pilkada, Mabruri menyatakan bahwa hal itu masih akan diputuskan berdasarkan komposisi koalisi yang terbentuk nanti.
"Dengan siapa Pak Sohibul Iman berpasangan nanti, kita akan melihat komposisi koalisi yang terbentuk," jelasnya.
Sebelumnya, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, telah memberikan sinyal bahwa partainya kemungkinan tidak akan mendukung Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta 2024.
"PKS akan mencari kader internal," ujarnya singkat.
Hal ini juga didukung oleh Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, yang menegaskan bahwa partainya ingin mendukung kader internal dalam Pilkada DKI sambil tetap berusaha menjadikan Anies sebagai tokoh nasional.
"Saya kira Anies ini sudah menjadi tokoh nasional, jadi jangan kemudian didegradasi kembali sebagai tokoh daerah," ujar Syaikhu.
Pilgub Jakarta yang akan digelar pada November mendatang diprediksi akan menjadi ajang politik yang menarik setelah pilpres.
Terlebih bagi Anies Baswedan yang gagal di Pilpres lalu dan masih mencoba untuk kembali menjadi kepala daerah.
Dengan keputusan ini, PKS menunjukkan tekadnya untuk mengutamakan kader internal yang dinilai memiliki kapabilitas dan pengalaman untuk memimpin Jakarta.
Penantian kini beralih kepada siapa yang akan menjadi pasangan Sohibul Iman dan bagaimana deklarasi resmi dari koalisi yang terbentuk nanti.
"Tunggu saja," kata Mabruri, menutup pernyataannya.
Seperti diberitakan sebelumnya, keputusan ini memang sudah terlihat dari arahan partai yang lebih condong mendukung kader internal.
Pemilihan Muhammad Sohibul Iman ini menjadi bukti nyata bahwa PKS serius dalam memperjuangkan kadernya untuk mengurus Jakarta sebagai Daerah Khusus Ibu Kota.***

Share this article
PKS pilih Muhammad Sohibul Iman daripada Anies Baswedan, mantan presiden PKS, mantan Wakil Ketua DPR RI untuk maju Pilkada Jakarta 2024