Roy Suryo Tak Puas, Pertanyakan Lagi Keaslian Ijazah Jokowi dan Transparansi Bareskrim

Meskipun Bareskrim Polri telah memastikan keaslian dokumen tersebut, pakar telematika Roy Suryo mengaku masih meragukan proses verifikasi yang dilakukan kepolisian.
Meskipun Bareskrim Polri telah memastikan keaslian dokumen tersebut, pakar telematika Roy Suryo mengaku masih meragukan proses verifikasi yang dilakukan kepolisian.

AYOJAKARTA.COM – Isu mengenai keaslian ijazah Jokowi kembali memicu perdebatan publik.

Meskipun Bareskrim Polri telah memastikan keaslian dokumen tersebut, pakar telematika Roy Suryo mengaku masih meragukan proses verifikasi yang dilakukan kepolisian.

Roy Suryo Desak Transparansi Proses Verifikasi

Roy Suryo menilai bahwa pemeriksaan terhadap ijazah Presiden Joko Widodo dilakukan secara tertutup dan tidak melibatkan publik atau para ahli yang independen.

"Kenapa tidak dibuka saja secara terang-terangan? Tampilkan dokumennya secara langsung, ajak para pakar melihat dan menilai. Jangan hanya tunjukkan hasil scan fotokopi," ujar Roy.

Ia juga mengkritisi tampilan dokumen yang menurutnya kurang meyakinkan. Dokumen yang dipublikasikan dinilai buram, hasil pindaian, dan terlihat dalam kondisi terlipat.

Baca Juga: Heboh! Ayam Goreng Widuran Ternyata Non-Halal, Ini Pengakuan Manajemen dan Respons Pelanggan Muslim yang Merasa Tertipu

Soroti Perbedaan Dokumen Fisik dan Digital

Dalam keterangan kepolisian, ditampilkan pula foto ijazah Presiden Jokowi dalam sebuah map hitam yang diklaim sebagai dokumen asli.

Namun, Roy menilai ada perbedaan mencolok antara dokumen fisik itu dengan versi digital yang diperlihatkan bersamaan.

Salah satu yang ia soroti adalah tampilan logo Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menurutnya berbeda warna.

Roy juga mempertanyakan alasan mengapa ijazah tersebut dikembalikan dengan cepat kepada pemiliknya.

Menurutnya, dokumen seharusnya disimpan sementara dan bisa diperlihatkan langsung ke media sebagai bentuk keterbukaan informasi.

"Kalau memang asli, kenapa buru-buru dikembalikan? Biarkan publik dan wartawan melihatnya secara langsung," kata Roy.

Baca Juga: Hari Ini dan Besok Wajib Cair! Ini Daftar Bansos Termasuk PKH dan BPNT yang Harus Segera Dicairkan

Meragukan Tiga Ijazah Pembanding

Bareskrim juga sempat menghadirkan tiga dokumen milik alumni UGM lain sebagai pembanding.

Namun, Roy menyangsikan validitas dokumen-dokumen itu karena identitas pemiliknya tidak diungkap.

"Kalau tidak disebutkan siapa pemiliknya, bisa saja dokumen itu rekayasa atau baru dicetak. Siapa yang bisa menjamin?" katanya.

Siap Lapor ke Pengawas Internal Polri

Tidak puas dengan penyelidikan yang dilakukan Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim, Roy Suryo menyatakan akan melaporkan penyidik ke lembaga-lembaga pengawas internal.

Ia menyebut nama-nama seperti Wassidik, Kompolnas, bahkan Kapolri.

"Ini bukan soal pribadi, tapi demi kejelasan dan kepercayaan publik terhadap proses hukum. Kalau tidak transparan, ya harus dilaporkan," tegasnya.

Menanggapi hal itu, Kompolnas mempersilakan Roy melapor. Anggota Kompolnas Choirul Anam menyatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap laporan dari siapapun, termasuk terkait isu ijazah Jokowi.

Baca Juga: Giorgio Antonio dan Sarwendah Dikabarkan Dekat, Ini Profil Pengusaha Muda yang Tengah Jadi Sorotan

Jokowi: Ijazah Saya Asli, Semua Bukti Sudah Lengkap

Menanggapi kembali isu ini, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa ijazahnya dari Fakultas Kehutanan UGM benar-benar asli.

Ia menyebut bahwa proses klarifikasi oleh Bareskrim sudah dilakukan secara menyeluruh, termasuk pembandingan dokumen serta penelusuran sejarah akademiknya.

"Sudah dicek secara detail. Ijazah saya dibandingkan dengan dokumen teman-teman kuliah, bahkan ada foto KKN, foto wisuda, juga kegiatan Mapala," ujar Jokowi di Solo, Jumat (23/5/2025).

Nama Jokowi juga tercatat dalam daftar kelulusan Proyek Perintis I (PPI) UGM tahun 1980 yang diterbitkan di surat kabar Kedaulatan Rakyat.

Informasi tersebut dianggap sebagai bukti pendukung yang kuat atas keabsahan studinya di UGM.

Meski demikian, Jokowi mengaku tetap melanjutkan proses hukum atas dugaan pencemaran nama baik terhadap dirinya.

Ia menyebut langkah itu penting untuk memberikan kepastian hukum dan memperjelas posisi hukum dirinya di hadapan publik.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# transparansi
# Bareskrim
# keaslian
# Roy Suryo
# Ijazah Jokowi

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.