Ditekan Penyidik saat BAP, 2 Saksi Pembunuhan Vina Cirebon Bicara Bohong, Praktisi Hukum: Dapat Dijerat Pasal

Praktisi Hukum Fredrich Yunadi
Praktisi Hukum Fredrich Yunadi

AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Vina Cirebon mendapatkan perhatian khusus publik.

Semakin banyak bermunculan orang-orang yang buka suara tentang kematian Vina cirebon delapan tahun lalu.

Dua saksi pembunuhan Vina Cirebon, Pramudya Wibawa Jati dan Teguh akhirnya buka suara di depan publik.

Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube tvOneNews pada Jumat 15 Juni 2024, keduanya menceritakan kronologi kejadian saat malam pembunuhan Vina terjadi.

Baca Juga: Kuasa Hukum Pegi Setiawan Siap Adu Bukti di Sidang Praperadilan, Kali Ini Punya Peluru Tajam?

Teguh dan Pramudya menceritakan secara runtut kondisi mereka delapan tahun lalu.

Namun pernyataan keduanya berbeda dengan keterangan di BAP tahun 2016 silam.

Teguh menyatakan saat itu, ia pergi dengan Pramudya membeli nasi kuning dan setelah selesai makan keduanya kembali lagi ke rumah Pak RT.

Baca Juga: Kuasa Hukum Pegi Setiawan Sebut TKP Penemuan Tubuh Eki dan Vina Fiktif, Minta Kliennya Dibebaskan

Namun saat keduanya bersaksi di depan penyidik, penyidik membuat skenario sendiri.

"Abis membeli nasi kuning, balik lagi ke rumah Pak RT tapi pintunya dikunci, akhirnya Teguh dan Pramudya pulang ke rumah Mpam (Pramudya)", ujar Teguh.

Pernyataan serupa juga dikeluarkan Pramudya Wibawa Jati.

Penyidik yang berasal dari Polda Jabar meminta keduanya membuat keterangan sesuai keinginan penyidik.

Baca Juga: Kasus Vina Cirebon dan Eki Penuh Kejanggalan, Otto Hasibuan Tegas Minta Polri Ganti Penyidik: Supaya Fair

Tahun 2024, kasus pembunuhan Vina kembali mencuat karena adanya penayangan film layar lebar tentang pembunuhan Vina Cirebon.

Netizen mulai mencari informasi tentang kematian Vina hingga kasus pembunuhan tersebut kembali mencuat.

Merasa tak nyaman karena memberikan keterangan palsu, akhirnya keduanya memutuskan berbicara di depan publik dan menceritakannya.

"Dulu juga niat membantu, tapi waktu itu Teguh BAP di Polsek Talun sendiri, jadi takut dan masih kelas 3 SMK dan nggak ada pendampingan kuasa hukum", ujar Teguh.

Baca Juga: Pegi Setiawan Akan Menjalankan Tes Kebohongan setelah Tes Psikologi, Toni RM: Kami Menunggu Undangan Resmi Penyidik

Saat proses penyidikan berlangsung, Pramudya dan Teguh tidak didampingi pengacara ataupun keluarga.

Tapi saat persidangan berlangsung, Teguh dan Pramudya sudah menceritakan hal yang sebenarnya terjadi tetapi tetap saja hakim memutuskan delapan orang bersalah.

Menurut Praktisi Hukum Fredrich Yunadi, pencabutan BAP tahun 2016 dan mengubah keterangannya tersebut dapat dinilai bahwa Teguh dan Pramudya memberikan kesaksian palsu.

"Mereka akan dikenakan Pasal 174 tentang Kesaksian Palsu dengan ancaman 242 KUHP dengan sembilan tahun", papar Fredrich.

Namun Teguh dan Pramudya berani bertanggung jawab atas apa yang mereka katakan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pramudya Wibawa Jati
# Fredrich Yunadi
# praktisi hukum
# teguh
# BAP
# Vina
# pembunuhan
# Saksi
# Cirebon
# Penyidik

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.