Kasus Vina Cirebon Jadi Sorotan, Kuasa Hukum Terpidana Sebut Tuntutan dan Hasil Visum Berbeda: Salah Tangkap?

Salah satu kuasa hukum terpidana kasus Vina Cirebon, Titin Prialianti (tengah)
Salah satu kuasa hukum terpidana kasus Vina Cirebon, Titin Prialianti (tengah)

AYOJAKARTA.COM - Kasus Vina Cirebon yang sudah berlalu sejak 8 tahun lamanya, kini kembali menjadi sorotan publik.

Hal ini sebab dirilisnya film berjudul Vina: Sebelum 7 Hari yang diambil dari kisah nyata kasus Vina Cirebon kembali viral dan menyisakan teka-teki, serta tanda tanya besar.

Diketahui Vina disebut meninggal pada tahun 2016, karena dibunuh dan diperkosa secara keji oleh 11 pelaku.

Korban Vina tidak sendirian, ia meninggal bersama dengan sang kekasih bernama Eky yang juga dianiaya hingga meninggal dunia.

Baca Juga: Alhamdulillah SP2D Turun, KPM PKH dan BPNT Golongan Ini Cair BLT Minimal Rp150 Ribu via Kantor Pos mulai Hari Ini

Dari 11 pelaku dikabarkan masih ada 3 orang yang belum tertangkap dan masuk dalam daftar DPO yaitu Andi, Dani, dan Pegi alias Perong.

Pembunuhan yang terjadi 8 tahun lamanya, membuat berbagai kalangan buka suara terkait apa yang sebenarnya terjadi.

Salah satu kuasa hukum terpidana kasus Vina Cirebon, Titin Prialianti beberkan fakta persidangan yang ia temui 2016 lalu.

"Kecewa karena apa, faktanya dalam tuntutan korban meninggal karena tusukan di dada dan perut. Tetapi, dari hasil visum dan autopsi tidak ada luka akibat tusukan benda tajam, itu fakta pertama," kata Titin Prialianti, seperti dikutip AyoJakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Minggu, 19 Mei 2024.

Baca Juga: Tes IQ: Secerdas Apa Kamu? Coba Cari 3 Perbedaan pada Gambar Anak Laki-laki dan Perempuan Ini!

"Fakta kedua, pakaian yang dikenakan korban yang dijembreng di persidangan itu masih utuh pak ya, saya komunikasikan kembali," tambahnya.

Kemudian Titin Prialianti selaku kuasa hukum terpidana menjelaskan korban Eky tidak ada tusuk, sementara tuntutannya disebut meninggal karena kena tusukan samurai.

"Jadi kami semua melihat baju yang dijembreng di persidangan dan saat dilakukan autopsi baju itu di angkat kembali, itu masih utuh, tidak ada bekas bolong, tusukan, samurai, yang disebut pendek maupun panjang, atas nama korban Eky," ungkap Titin.

Ia lantas bersama rekan-rekannya sepakat bahwa terdakwa yang ada di dalam persidangan bukan pelaku yang sebenarnya.

"Jadi itu kenapa, kami semua punya keyakinan bukan terdakwa yang ada di dalam persidangan itu bukan pelakunya," jelasnya.

Saat ditanya oleh awak media, apakah kasus Vina Cirebon salah tangkap, jawaban Titin hanya menyuruh menyimpulkan sendiri.

"Kalau kami yakin, bukan pelakunya, silahkan dianalogikan sendiri, disimpulkan sendiri," terangnya.

Lebih lanjut, ia tegaskan kembali bahwa kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eky antara tuntutan untuk terpidana dan hasil visum sangat berbeda.

"Dari tuntutan dan hasil visum saja sudah sangat berbeda," ucap Titin Prialianti. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Vina
# Titin Prialianti
# Cirebon

News Update

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.