Sempat Ajukan Memori Banding, Inilah 3 Poin Utama bagi Tim Kuasa Hukum Jessica Wongso

Mencermati kejadian di tahun 2016 silam, publik mulai menemukan sejumlah kejanggalan yang terjadi dalam peristiwa Jessica Wongso.
Mencermati kejadian di tahun 2016 silam, publik mulai menemukan sejumlah kejanggalan yang terjadi dalam peristiwa Jessica Wongso.

AYOJAKARTA.COM – Kasus kopi sianida yang menyeret Jessica Wongso sebagai tersangka utama, tidak terlepas dari sejumlah kontroversi menggemparkan.

Meski telah berlangsung cukup lama, kasus Jessica Wongso mendadak kembali menjadi sorotan usai dijadikan salah satu tayangan film dokumenter.

Mencermati kejadian di tahun 2016 silam, publik mulai menemukan sejumlah kejanggalan yang terjadi dalam peristiwa Jessica Wongso tersebut.

Selentingan anggapan yang menyebut bahwa kasus Jessica Wongso terkesan dipaksakan, juga sempat mencuat di kemudian waktu.

Terlebih karena bukti-bukti perkara yang berhubungan dengan perkara dan sudah diajukan oleh penyidik sempat ditolak di persidangan.

Kasus kopi sianida bermula saat acara pertemuan Jessica Wongso dengan Wayan Mirna serta Hani pada 6 Januari 2016 di Cafe Olivier, Grand Indonesia.

Baca Juga: 37 Bukti Ilmiah Kasus Jessica Wongso Belum Digubris, Rismon Sianipar Siap Jadi ‘Tumbal’ Jika Sebarkan Berita Hoax!

Mirna mendadak mengalami gangguan kesehatan usai minum Es Kopi Vietnam yang sempat dipesan oleh Jessica.

Dari hasil pemeriksaan pada 10 Januari 2016, diketahui terjadi pendarahan pada bagian lambung akibat zat sianida.

Sehari berselang, tepatnya pada tanggal 11 Januari 2016 penyidik mulai melakukan pra rekonstruksi ata kematian Wayan Mirna Salihin.

Usai melakukan pra rekonstruksi, pada tanggal 29 Januari 2016 Jessica Wongso kemudian ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Mabes Polri.

Baca Juga: Cair! PKH dan BPNT Sudah Disalurkan sebelum Lebaran melalui Bank Himbara, Cek Kartu KKS!

Sehari kemudian, Jessica mulai ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya atas dugaan keterlibatan dalam kematian Mirna.

Pada 1 Maret 2016, Pengadilan menyatakan menolak praperadilan dari kasus yang menyeret Jessica.

Sempat ditolak pengadilan, kasus Jessica Wongso kembali dilanjut setelah pada 26 Mei 2016 berkas penyidikan dinyatakan lengkap.

Sehari berselang, Jessica Wongso yang sebelumnya ditahan di rutan Polda Metro, dipindahkan ke Rutan Perempuan Pondok Bambu.

Sidang pertama kasus Jessica Wongso akhirnya mulai digelar pada 15 Juni 2016 sampai dengan 20 Oktober 2016.

Dari sebanyak 31 kali masa sidang, puluhan saksi telah dihadirkan untuk memberikan keterangan di persidangan.

Satu pekan setelah rehat, pada 27 Oktober 2016 Pengadilan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan Jessica terbukti bersalah.

Sesuai dengan pasal-pasal dan ketentuan perundang-undangan, Jessica divonis penjara selama 20 tahun.

Menyikapi keputusan tersebut, Jessica bersama dengan sejumlah tim kuasa hukum melakukan upaya pembelaan.

Setelah menemui kegagalan di Memori Banding, dan Kasasi, Jessica tetap menjalani vonis hukuman karena Peninjauan Kembali membuahkan hasil serupa.

Baca Juga: Lulusan SMA Siap-Siap! Ini Daftar 25 Formasi CPNS 2024 Pusat dan Daerah Berdasarkan Keputusan MenPANRB

Saat mengajukan Memori Banding pada 7 Desember 2016, kuasa hukum mengajukan tiga poin utama sebagai acuan.

Selain tidak ada saksi mata dan jenazah Mirna yang tidak diotopsi, keaslian video rekaman CCTV sebagai alat bukti juga dipermasalahkan.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# memori banding
# Poin Utama
# tim kuasa hukum
# Jessica Wongso

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.