AYOJAKARTA.COM -- Pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN 2024 telah resmi dibuka sejak Sabtu 23 Maret 2024.
Pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN 2024 memang telah ditunggu-tunggu oleh sebagian besar pencari kerja di Indonesia.
Ada setidaknya 1.830 posisi lowongan kerja (loker) yang mencakup 688 jenis pekerjaan yang dibuka oleh 110 perusahaan BUMN dan terbuka untuk jenjang SMA/sederajat, D3, S1/D4 dan S2.
Dengan maraknya pinjol dan paylater yang membuat skor BI Checking buruk, ternyata membuat beberapa orang was-was dan bertanya-tanya apakah ada pengaruhnya dengan lolos tidaknya Rekrutmen Bersama BUMN 2024.
Terlebih bagi yang punya riwayat BI Checking buruk apakah bisa gagal lolos Rekrutmen Bersama BUMN 2024?
Beberapa waktu lalu memang sempat viral di media sosial terkait banyak fresh graduate yang ditolak kerja gara-gara punya riwayat BI Checking buruk.
Perlu diketahui bahwa BI Checking merupakan layanan untuk mengetahui riwayat kredit dari debitur, apakah lancar atau menunggak.
Baca Juga: Fakta Menarik Orang yang Lahir Hari Minggu. Dikuasai Planet Matahari
Ada lima skor kredit di BI Checking atau SLIK OJK saat ini, yaitu Kol 1 kredit lancar, Kol 2 kredit dalam perhatian khusus, Kol 3 kredit tidak lancar, Kol 4 kredit diragukan, dan Kol 5 kredit macet.
Dikutip Ayojakarta.com dari unggahan TikTok @marvinsulistio pada Minggu (31/3/2024), ada beberapa perusahaan yang HRD-nya mengecek skor BI Checking kandidat pelamar dengan alasan keamanan.
Pengecekan BI Checking saat proses penerimaan kerja oleh HRD juga dilakukan untuk mengetahui kebiasaan kandidat pelamar dalam mengelola keuangan.
Baca Juga: HORE! PKH Tahap 2 Terpantau Cair di Daerah Ini, Cek Kartu KKS di 3 Bank Mulai Pagi-Malam Hari Ini
Khususnya bagi posisi yang membutuhkan reputasi finansial yang baik seperti akuntan, finance, maupun bendahara.
Namun jika dilihat secara keseluruhan sebenarnya tidak ada kaitannya antara BI Checking dengan rekrutmen karyawan di suatu perusahaan.
Sebelumnya Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Sekjen Kemenaker) Anwar Sanusi pernah memberikan penjelasan mengenai BI Checking dan kaitannya dengan rekrutmen pegawai di suatu perusahaan.
Menurutnya BI Checking sebenarnya tidak ada kaitannya dengan penerimaan karyawan atau rekrutmen pegawai.
Hal ini berarti tidak ada kaitannya antara BI Checking dengan Rekrutmen Bersama BUMN 2024.
Anwar Sanusi menjelaskan bahwa secara umum perusahaan tidak akan mempertanyakan data pribadi pelamar yang tidak sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan.
Kendati demikian terkadang ada perusahaan yang mengecek riwayat skor BI Checking untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangannya.
Biasanya perusahaan ini merupakan perusahaan yang beroperasi dan mengelola sektor keuangan seperti bank atau lembaga keuangan non bank lainnya.***

Share this article
Benarkah bagi yang punya riwayat BI Checking buruk bisa gagal lolos Rekrutmen Bersama BUMN 2024? Simak penjelasannya berikut ini.