Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini: PKS, PKB, PDIP Kompak Dorong Hak Angket, Demokrat dan Gerindra Menolak

Rapat DPR RI
Rapat DPR RI

AYOJAKARTA.COM - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) melaksanakan pembukaan rapat paripurna ke-13 masa persidangan IV tahun sidang 2023-2024 pada Selasa, 5 Maret 2024.

Rapat paripurna digelar pukul 10.00 WIB di gedung Nusantara II MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta Pusat terlihat hadir Wakil Ketua DPR RI Fraksi Golkar Lodewijk F Paulus, Wakil Ketua DPR RI Fraksi NasDem Rachmat Gobel, dan Wakil Ketua DPR RI Fraksi Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

Rapat paripurna kali ini hanya dihadiri secara fisik oleh 164 orang dewan dari semua fraksi dan 126 orang izin. Sementara 285 anggota lainnya dari total 575 orang tidak hadir.

Baca Juga: Dianggap Minim Pendapatan tapi Bertabur Rasa Bahagia, Inilah Jurusan Kuliah yang Paling Dekat dengan Minat serta Bakat!

"Menurut catatan dari Sekretariat Jenderal DPR RI, daftar hadir pada permulaan rapat paripurna DPR RI hari ini telah ditandatangani oleh hadir 164 orang dan izin 126 orang sehingga total 290 orang dari 575 anggota DPR RI," ujar Dasco.

Disela sidang, Anggota DPR dapil Kaltim Fraksi PKS Aus Hidayat Nur berkesempatan interupsi yang pertama menyinggung usulan hak angket.

Menurutnya perlunya hak angket untuk menindaklanjuti dugaan kecurang pemilu 2024 serta sebagai klarifikasi bahwasannya adanya dugaan kecurangan dalam penyelenggaraan pemilu.

Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah dengan Peminat Tertinggi S1 Universitas Padjajaran (UNPAD) di SNBT 2023, Berani Ambil?

"Hak angket adalah salah satu instrumen yang dimiliki DPR dan diatur dalam UUD. UU bisa digunakan untuk menjawab kecurigaan dan praduga itu secara terbuka dan transparan jika memang kecurigaan atau praduga masyarakat itu terbukti bisa ditindaklanjuti sesuai UU, dan jika tidak terbukti ini bisa mengklarifikasi dan menjaga integritas pemilu sehingga kita bisa meresponnya secara bijak dan proporsional," kata Aus.

Senada dengan Aus, anggota DPR Fraksi PKB Luluk Nur Hamidah mendukung usulan hak angket, menurutnya cara tersebut untuk memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa proses pemilu 2024 berjalan sesuai dengan daulat rakyat.

"Pimpinan dan seluruh anggota DPR, saya mendukung hak angket ini kita lakukan semata-mata untuk memberikan kepastian bahwa seluruh proses Pemilu 2024 benar-benar dijalankan berdasarkan daulat rakyat," kata Luluk.

Baca Juga: Fresh Graduate Merapat! Indofood Buka Loker 176 Posisi pada Maret 2024, Terbuka untuk Lulusan SMA, D3, dan S1

Interupsi senada juga disuarakan Aria Bima Fraksi PDIP, dirinya menyampaikan banyaknya kelompok rohaniawan dan budayawan prihatin soal buruknya penyelenggaraan pemilu 2024.

Dengan demikian, ia mendorong agar legislatif dapat secara optimal melakukan fungsi pengawasan atau interpelasi maupun memanfaatkan hak angket.

"Mengoptimalkan pengawasan fungsi, atau interpelasi, atau angket, ataupun apapun," kata politisi PDIP itu.

Dengan cara demikian, ia berharap kedepannya pemilu akan terjamin berkualitas.

Baca Juga: Sama-sama di Pesisir Utara, Mana Kota yang Paling Rendah: Jakarta, Cirebon, Semarang, atau Surabaya?

Kesempatan serupa juga dipergunakan oleh politisi Fraksi Demokrat Herman Khaeron dan Fraksi Gerindra Kamrussamad yang menyampaikan interupsinya soal hak angket.

Herman Khaeron seolah menanggapi pernyataan dari ketiga Fraksi PKS, PKB, dan PDIP yang gencar mendorong DPR agar menggunakan hak angket untuk membuktikan maupun mengklarifikasi dugaan kecurangan penyelenggaraan pemilu.

Ia tidak menolak adanya anggota dari fraksi manapun yang menggulirkan hak angket, namun dirinya menyarankan untuk dikaji terlebih dahulu bukan membangun narasi kecurangan pemilu.

"Tidak perlu membangun wacana-wacana kecurangan dan sebagainya," kata legislator Fraksi Demokrat itu.

Baca Juga: Hubungan Romansa Tidak Bertahan Lama? Bisa Jadi 5 Hal Ini Jadi Penyebabnya!


Lain pandangan, meskipun tidak sepakat dengan usulan hak angket, Fraksi Gerindra Kamrussamad mengatakan usulan hak angket semestinya tidak perlu karena tidak dibutuhkan oleh masyarakat.

"Kami di lapangan tentu juga mendengarkan aspirasi yang berkembang, aspirasi yang sangat mendesak bagi mereka adalah pengangguran, penciptaan lapangan kerja, bukan hak angket, yang diperlukan mereka adalah hak para sopir angkot," kata Kamrussamad.

***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# fraksi
# Rapat Paripurna
# Sidang
# DPR

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.