Umi Pipik Sindir Kemenangan Prabowo Subianto Settingan dan Puji Anies Baswedan Bak Rasulullah, Warganet: Rasulullah Ga Julid!

Umi Pipik
Umi Pipik

AYOJAKARTA.COM - Istri almarhum Ustaz Jefri Al-buchori, Umi Pipik baru-baru ini tengah menjadi sorotan warganet usai ikut mengomentari soal hasil pemilihan capres cawapres pada Pemilu 2024.

Umi Pipik yang diketahui mendukung capres nomor urut satu Anies Baswedan, menyebut bahwa pilihannya memiliki sifat seperti Rasulullah SAW.

Bahkan Umi Pipik pun terang-terangan ikut berkomentar bahwa kemenangan Prabowo Subianto yang saat ini memang hasil suaranya masih unggul karena telah di setting.

Baca Juga: Rocky Gerung Ungkap Siapa Sosok di Balik Penghalang Anies Baswedan Menjadi Presiden

"Kalaupun ada kecurangan dan ketidakjujuran, dan kalaupun PBW sudah di setting untuk menang.. saya pribadi tetapi bangga dgn pilihan saya (emot jari satu)," kata Umi Pipik melalui Instagram storynya @_ummi_pipik_.

Bahkan Umi Pipik juga menyebut bahwa dirinya tetap bangga dan akan bersaksi di akhirat telah memimpin calon pemimpin yang bersifat seperti Rasulullah SAW yaitu sidiq, tabligh, amanah, dan fatonah.

"Setidaknya menjadi saksi saya diakherat kpd siapa saya memilih pemimpin yang ber STAF, S sidiq (jujur), T: tabligh (menyampaikan kebenaran), A : amanah (bisa dipercaya), F : Fatonah (cerdas)," lanjutnya.

Baca Juga: Hasil Quick Count Pilpres 2024 Sudah Mulai Diumumkan, Anies Baswedan: Jangan Buru-buru, Santai Saja...

Tentu saja pernyataan Umi Pipik tersebut mendapat sorotan keras daripada warganet.

Banyak yang merasa tidak terima bahwa Anies Baswedan disamakan dengan Rasulullah SAW yang begitu mulia.

Banyak juga yang menyayangkan ucapan Umi Pipik yang menyebut bahwa kemenangan Prabowo sudah disetting, padahal warganet yang bekerja sebagai KPPS dan petugas TPS banyak yang bersaksi bahwa suara yang diperoleh di masing-masing wilayah Banyan yang condong ke Paslon nomor urut dua.

Baca Juga: Quick Count Pilpres 2024 Pukul 15.30 WIB: Prabowo-Gibran Unggul 53,58 Persen, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Berapa?

"Ya jangan dibilang mirip Rasulullah, Rasulullah ga julid (emot sedih)," kata warganet akun @biby_nd**** seperti dikutip Ayojakarta.com pada akun Instagram @gosipnyinyir2.

"Aduuh Umii, yg bener aja donk, sifat Rasulullah itu tdk ada sifat menyinyir, tdk ada sft menjelekkan, apalagi tdk ada sft menuduh tanpa bukti. Ga lucuuuu deh sumpah!" timpal akun @nisafauzia*****.

"Capek2 KPPS PTPS SAKSI ngitung eh malah dikatain settingan," tulis akun @array_***.

"Umi..saya jadi saksi salah satu partai pengusung 01. Yaitu partai N****M, saya juga bersaksi di desa saya ada 23 TPS, pasangan capres 02 97 % pemenangnya. Yang 3 % persen dimenangkan pasangan nomor 03. Masak saya mulai jam 7 pagi pulang jam 3 pagi dibilang settingan," keluh warganet @deaju*****.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Umi Pipik
# Rasulullah
# Prabowo Subianto
# Anies Baswedan

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.