AYOJAKARTA.COM -- Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok blak-blakan mengenai pilihannya jika ditawari jabatan oleh Ganjar - Mahfud MD.
Ahok mengaku lebih suka ditawari jabatan daripada mencalonkan diri.
"Saya lebih suka kalau ditawari," kata Ahok dalam video perbincangannya dengan rapper Young Lex yang diunggah di Youtube KompasTV, Kamis 8 Februari 2024.
Ahok menceritakan pengalamannya saat di tahanan pada tahun 2018.
Saat itu, dia sudah tidak bisa lagi menjadi menteri.
Ahok kemudian bertanya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai peran apa yang bisa dia lakukan untuk membantu.
"Saya bilang mau bantu industri-industri tidak bangkrut," kata Ahok.
Ahok melihat banyak industri kecil bangkrut karena impor yang masuk dengan harga murah.
Dia terinspirasi dari Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew yang membangun Bea Cukai sebagai salah satu fokus utama dalam membangun negaranya.
"Saya mau minta jadi Dirjen Bea Cukai. Saya jamin penyelundupan stop," tegas Ahok.
Namun, karena usianya sudah lewat, Ahok tidak bisa lagi menjabat sebagai Dirjen Bea Cukai.
Dia kemudian menyinggung mengenai posisi Ketua KPK yang ditanya Young Lex.
"Kalau ketua KPK ini kolektif nggak ada gula, saya mau jadi Jaksa Agung dong," kata Ahok.
Sebagai Jaksa Agung, Ahok ingin membuat daftar bukti illicit enrichment (pengayaan terlarang) bagi para pejabat.
Dia ingin memastikan harta kekayaan pejabat sesuai dengan penghasilannya.
Baca Juga: Ahok Sebut Jokowi Tak Bisa Kerja, Jubir TKN Prabowo-Gibran: Cuma Jago Omon-omon dan Bikin Gaduh
"Siapa mau jadi pejabat mesti ikut ini. Lalu bisa pingsan dong semua. Gaji kecil kok bisa kaya," katanya.
Ahok juga menyarankan gaji para dirjen, sekjen, irjen itu setara direktur-direktur BUMN.
"Menteri-menteri, kayak gaji Singapura kasih 1 juta dolar daripada gaji 18 juta kaya raya main bisnis lebih celaka. Kasih 1 miliar lebih, 15 miliar setahunlah kecil kok daripada nyolong, daripada korupsi," lanjutnya.
Lalu tinggal nanti pembuktian terbalik melalui LHKPN,
Ahok juga menyinggung posisi sebagai menteri keuangan.
Baca Juga: Ahok Disebut Kuda Putih Jokowi, Ganjar: Semua Bisa Berasumsi
Dia mengatakan bahwa jika pabrik bertumbuh, maka rakyat tidak perlu berebut UMP karena gaji akan naik dengan sendirinya.
"Untuk mencapai penghasilan seluruh rakyat Indonesia setiap rumah tangga bisa 5 juta pasti tercapai," kata Ahok.
Ahok meyakini bahwa jika target tersebut tercapai, ekonomi Indonesia akan menjadi dahsyat dan negara lain akan takut dengan Indonesia.
"Makanya negara lain itu takut Indonesia punya presiden yang bisa jalankan ini," pungkas Ahok.

Share this article
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok blak-blakan, ternyata ini jabatan pemerintahan yang diincar jika Ganjar - Mahfud MD menang.