AYOJAKARTA.COM – Beredar narasi dipublik bahwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dijuluki 'kuda putih' Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Untuk diketahui, Ahok mundur dari Komisaris Utama PT Pertamina, dan memilih untuk berkampanye mendukung Ganjar-Mahfud.
Mendengar bahwa Ahok disebut sebagai kuda putih Jokowi, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa setiap orang bisa berasumsi.
"Ya semuanya akan bisa mempertimbangkan, memperhitungkan, berasumsi. Tapi Ahok teman saya," ucap Ganjar, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Rabu, 7 Februari 2024.
Ganjar menyampaikan bahwa dirinya telah lama bersama dengan Ahok, dan mengatakan bahwa dirinya memiliki nilai-nilai luhur.
Nilai-nilai luhur tersebut menurut Ganjar, ditunjukkan oleh Ahok saat dirinya menjabat berbagai jabatan.
"Dia sudah lama bersama saya dan tentu saja dia punya nilai-nilai, nilai-nilai itu dia tunjukkan waktu jadi anggota DPR, waktu jadi wakil gubernur, kemudian menjadi gubernur sebentar, lalu kemudian dia tidak bisa menjadi gubernur," ucap Ganjar.
Ganjar juga kembali mengingatkan tentang kasus Ahok, dan bagaimana dia menerima semua itu dan tetap mempertahankan nilainya.
"Ingat semua kasusnya? Orang jualan ayat, dan kemudian dia masuk penjara, dan dia ikhlas itu, lalu dia menjadi seorang profesional dengan bayaran yang cukup, dan dia memilih keluar untuk membantu saya karena sebuah nilai," ucap Ganjar.
Menurut Ganjar dirinya dan Mahfud memiliki nilai tertentu, yang menjadi daya tarik orang lain untuk bergabung dengannya.
"Sehingga harapan kita, kalau orang nanti mau bergabung atau tidak bergabung kami punya nilai dan nilai itu secara universal bisa dipertanggung jawabkan. Take it or leave it, itu saja," ucapnya.***

Share this article
Beredar narasi dipublik bahwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dijuluki 'kuda putih' Presiden Joko Widodo (Jokowi).