Irma Hutabarat Sebut Mahfud MD saat Berkampanye Sebarkan Berita Jauh dari Kebenaran: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Irma Hutabarat dan Mahfud MD
Irma Hutabarat dan Mahfud MD

AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini, beredar kabar kebohongan yang disebarkan oleh Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD.

Mahfud MD saat berkampanye untuk mendapatkan suara dalam Pilpres 2024, sempat menyinggung nama Irma Hutabarat dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Sontak Irma Hutabarat menanggapi pernyataan Mahfud MD yang dinilai menyebarkan berita hoax alias bohong.

Baca Juga: Bukan Nangis-nangis, Ternyata Ini yang Dibahas Martin Simanjuntak dan Keluarga Brigadir J saat Bertemu Mahfud MD

Melalui tayangan YouTube Irma Hutabarat - HORAS INANG, diputarkan video pernyataan Mahfud MD yang tersebar luas di media sosial.

"Kamaruddin Simanjuntak datang kepada saya ditemani Irma Hutabarat dan siapa dan keluarga (Brigadir J) nangis, bahwa kami tidak percaya ini dibunuh, saya pun ndak percaya," kata Mahfud MD.

Irma Hutabarat lantas langsung memberikan klarifikasi dan pelurusan atas pernyataan Mahfud MD bersama dengan kuasa hukum Brigadir J, Martin Simanjuntak.

Baca Juga: Mahfud MD Klaim Keluarga Brigadir J Nangis-nangis Minta Dibantu, Martin Simanjuntak: Bohong, Seakan-akan Jasanya

"Yang kita bahas kali ini adalah hal yang berkaitan dengan kasus Josua ya, di dalam salah satu kampanye atau pertemuan dengan konstituennya Mahfud MD mengatakan ada nama saya disebut, ada nama pengacara dan keluarga Josua disebut, dan hal-hal yang ada dalam video itu jauh dari kebenaran alias hoax atau bohong," kata Irma Hutabarat.

Menurutnya hal ini perlu di klarifikasi agar tidak menyesatkan publik karena Mahfud MD adalah seorang Cawapres.

"Karena bagi kami ini bukan saja penyesatan kebohongan publik, tapi juga dikatakan oleh seorang Cawapres yang kebetulan menyebut nama saya," jelasnya.

Baca Juga: Sebut Demokrasi di Indonesia Terancam, Mahfud MD Prediksi Bakal Ada Gelombang Pengunduran Diri dari Pemerintahan Jokowi

"Kita tidak akan komen, ini adalah satu pelurusan apa yang sebenarnya terjadi," imbuhnya.

Martin Simanjuntak kemudian memberikan tanggapannya terkait hal tersebut, ia menjelaskan posisi Mahfud MD dalam menangani kasus pembunuhan Brigadir J saat ini.

"Setau saya, pak Mahfud itu hanya mengawal sesuai dengan instruksi Presiden yang empat kali ngomongnya, agar kasus ini terang," ungkap Martin Simanjuntak.

Ia kemudian menunjukkan foto pertemuannya bersama Mahfud MD dan beberapa orang yang terlibat di dalamnya, dan mengatakan bahwa tak ada keluarga Brigadir J yang hadir.

"Di sini tidak ada keluarga Josua temen-temen, tidak ada tangis-tangisan di sini, yang ada hanya diskusi santai yang membahas permasalahan hukum yang menimpa orang-orang di dalam ini," terangnya.

Baca Juga: Disebut Bakal Gantikan Posisi Mahfud MD Jadi Menko Polhukam, Prof Yusril Ihza Mahendra: Dari Dulu...

Martin Simanjuntak lantas menjelaskan kronologi terungkapnya kasus pembunuhan Brigadir J.

"Pertemuan itu berlangsung Januari 2023, kasus Josua itu dibunuh berencana pada 8 Juli 2022. Nah, itu baru ke expose di media tanggal 11, tapi narasi yang Beredar masih sesuai dengan konsepnya para pelaku pembunuh," ucapnya.

Ia bahkan menyebut yang membongkar kasus Brigadir J bukanlah polisi maupun Mahfud MD, tetapi keluarga Brigadir J sendiri.

Baca Juga: Mahfud MD Sebut Keluarga Brigadir J Tak Percaya Ada Pembunuhan, Irma Hutabarat: Bohong, Itu Tak Masuk Akal!

"Pada saat itu yang membongkar kasus ini bukan polisi, justru keluarga Josua. Bukan Mahfud MD juga, pak Mahfud lagi di Madinah, lagi Umroh," ujarnya.

"Keluarganya Josua memberanikan diri membuka peti ternyata ada luka-luka dalam tubuh yang tidak wajar," tambah Martin Simanjuntak. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Irma Hutabarat
# Brigadir J
# Martin Simanjuntak
# bohong
# Mahfud MD

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.