AYOJAKARTA.COM – David Ozora, namanya sempat viral karena menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy.
Untuk pertama kalinya David Ozora berani tampil di publik, setelah bangun dari komanya.
David Ozora menceritakan kronologi penganiayaan yang menimpa dirinya dalam podcast Face To Face with Onadio Leonardo.
Ia mulai bercerita bahwa sebelum melakukan penganiayaan yang membuatnya koma. Mario Dandy sempat mengancam akan menembak David.
“Dia nyuruh gue ambil sikap push up, sebelum itu gue kan sempat diancam-ancam juga kayak lu kalau nggak jujur bakalan gue tembak,” kata David sambil menirukan ucapan Mario, dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube The Leonardo's.
Diakui David, pada saat itu ia merasa takut dengan ancaman Mario yang akan menembaknya. Hingga akhirnya David memutuskan untuk menuruti semua perkataan Mario.
“Akhirnya gue push up udah gitu disuruh sikap tobat yang kepala di bawah, setelah itu gue disuruh nge-plank. Pas gue nge-plank itu baru kejadian,” ucapnya.
Menurut David, Mario mulai melakukan aksi penganiayaan dan mulai menendang tanpa sepengetahuan dirinya.
“Gue juga nggak tahu kalau dia mau nendang, soalnya gue posisinya di bawah ngebelakangi dia,” tuturnya.
David mengaku bahwa saat kejadian tersebut Agnes tidak melakukan tindakan apapun. Bahkan Agnes sendiri yang merekam kejadian itu.
Diketahui, kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy ini terjadi pada Februari 2023 yang lalu. Peristiwa tersebut terjadi di Kompleks Grand Permata, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Akibat aksi yang dilakukan oleh Mario itu, David harus mengalami koma dan sempat divonis mengalami diffuse axonal injury akibat pemukulan.
Dalam kasus ini putra dari mantan pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo, mendapatkan hukuman pidana 12 tahun penjara.***

Share this article
Menurut David Ozora, Mario Dandy mulai melakukan aksi penganiayaan dan mulai menendang tanpa sepengetahuan dirinya.