3 Dugaan Motif Di Balik Tewasnya Mirna Salihin di Cafe Olivier, Benarkah Jessica Wongso Hanya Kambing Hitam?

Jessica Wongso bersama sahabatnya Mirna Salihin dan Hani.
Jessica Wongso bersama sahabatnya Mirna Salihin dan Hani.

AYOJAKARTA.COM – Saat gelar rekonstruksi kejadian di Oliver cafe, Jessica Wongso menolak untuk mengikuti sejumlah reka adegan yang diarahkan Kepolisian.

Alasan Jessica Wongso menolak reka adegan saat itu, tidak lain karena meyakini bahwa dirinya tidak bersalah atas tewasnya Wayan Mirna.

Terlebih karena dugaan penggunaan racun sianida yang digunakan Jessica Wongso dan menjadi penyebab kematian Mirna, baru ramai diperbincangkan menjelang sidang.

Kendati demikian, dalam serangkaian sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tahun 2016; sianida kerap dipersoalkan.

Guna memastikan kliennya tidak bersalah, kuasa hukum Jessica Wongso yakni Otto Hasibuan bahkan sempat menghirup aroma es kopi yang dipesan Mirna.

Langkah tersebut dilakukan Otto usai mendapat penjelasan yang bersumber dari dr. Djaja Surya Atmaja.

Dalam kesaksiannya, dr. Djaja bersikeras menegaskan bahwa di dalam jenazah Mirna tidak ada tanda-tanda ditemukan sianida sebagaimana dituduhkan.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo Dianggap Tidak Netral di Pilpres 2024, Tokoh Petisi 100 Hembuskan Wacana Pemakzulan

Menurut dr. Daja yang saat itu merupakan Saksi Ahli Forensik, jenazah Mirna yang ditemuinya dua jam usai kematian tidak menunjukkan hal tersebut.

Kondisi jenazah Mirna, menurut kesaksian dr. Djaja diterimanya dalam keadaan pucat cenderung membiru yang menunjukkan kematian wajar.

Sedangkan tubuh seseorang yang tewas akibat keracunan sianida, menurut dr. Djaja akan cenderung berwarna merah cerah.

Berdasarkan hasil foto yang sempat diperlihatkan di ruang persidangan, dr, Djaja yakin bahwa penyebab kematian Mirna bukan diakibatkan karena sianida.

Terkait dengan hal tersebut, dr. Djaja juga sempat mempertanyakan adanya perbedaan komposisi warna foto Mirna yang semula cenderung biru berubah menjadi merah.

Adanya dua jenis foto yang memperlihatkan perubahan warna jenazah Mirna tersebut, sempat ditengarai karena adanya rekayasa digital.

Pernyataan dr. Djaja perihal penyebab kematian Mirna juga sempat disampaikan langsung oleh Saksi Ahli Patologi asal Australia, Beng Beng Ong.

Buntut kesaksian Beng Beng Ong, Ahli Patologi asal Australia tersebut justru dideportasi karena dugaan pelanggaran imigrasi dan dicekal ke Indonesia selama enam bulan.

Adanya upaya yang sangat menyudutkan Jessica Wongso dalam kasus tersebut membuat sejumlah kalangan menduga teori dan motif dibalik tewasnya Mirna.

Pernikahan Mirna dengan Arief Sumarko membuat Jessica yang merupakan pecinta sejenis sangat cemburu hingga kemudian menghilangkan nyawa Mirna.

Baca Juga: Pelatihan Inklusif Digital di Daerah Indonesia Timur Didukung Kedutaan Inggris

Teori lain juga menyebut bahwa Edi Darmawan merupakan dalang dibalik tewasnya Mirna, karena ingin mengklaim asuransi kematian Mirna yang jumlahnya mencapai 68 miliar.

Teori ketiga menyebut, Pelayan Cafe yakni Agus Triyono menaruh dendam dengan tempat kerjanya, sehingga berusaha merusak citra Olivier Cafe dan terminum oleh Mirna.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Dugaan
# Motif
# Jessica Wongso
# Mirna Salihin
# kepolisian

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.