AYOJAKARTA.COM -- Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, mendapatkan permintaan agar tidak banyak menebar janji.
Anies Baswedan mengatakan sudah seharusnya politikus memberikan banyak janji kepada masyarakat.
Menurut Anies Baswedan, politikus memberikan banyak janji supaya masyarakat tidak merugi.
Baca Juga: Otto Hasibuan Sebut Jessica Wongso Banyak Dapat Remisi, Akan Bebas 2 Tahun Lagi Meski Tak Ajukan PK?
Baginya, seharusnya masyarakat mencatat janji para pasangan calon (paslon) dan menagih pembuktiannya.
Hal tersebut disampaikan Anies ketika menjawab pertanyaan dalam acara Desak Anies di Sumatera Barat.
“Sebenarnya bagi masyarakat hari ini jangan melarang untuk punya banyak janji. Tapi bilang begini ‘silakan Anda janji yang banyak, kami akan catat janjimu dan kami akan tagih janjimu’ gitu,” kata Anies dikutip dari kanal YouTube Metro TV, Jumat (5/1/2023).
Anies menjelaskan sebaiknya masyarakat jangan membatasi jumlah janji yang diberikan politikus.
Baca Juga: Alhamdulillah BLT El Nino Cair Lagi Awal Januari 2024 di Wilayah Ini, Daerahmu Termasuk?
Seharusnya, masyarakat mempersilakan para politikus untuk memberikan janji sebanyak mungkin.
Jika politikus memberikan sedikit janji atau tidak sama sekali maka masyarakat yang akan merugi.
Sebab, ada banyak program-program yang akan dihadirkan untuk masyarakat dalam janji politikus.
Bahkan, Anies menilai seharusnya masyarakat meminta agar politikus menambah janji-janjinya.
Baca Juga: Tanggal Pencairan Bansos PKH 2024 Tahap 1: Cairkan Tanggal Segini Ya!
“Kalau anda melarang kami janji banyak rugi Anda. Harusnya bilang ‘Pak Anies janjimu kurang banyak, janjinya ditambah nanti kami tagih janjimu’” jelasnya.
Lebih jauh, Anies mengimbau agar masyarakat tidak membatasi politikus untuk menyampaikan janjinya.
“Jangan slogannya di balik jangan banyak janji. Loh kok jangan banyak janji, buat saya baik-baik saja itu,” tutupnya.***

Share this article
Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, mendapatkan permintaan agar tidak banyak menebar janji.