AYOJAKARTA.COM – Tepat di akhir tahun 2023 kemarin, gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Bahkan gempa yang mengguncang Kabupaten Sumedang tersebut terjadi sebanyak tiga kali dengan magnitude yang berbeda-beda.
Pertama pada pukul 14:35:34 WIB gempa bermagnitudo M4,1 lalu di pukul 15:38:10 WIB gempa dengan magnitudo M3,4 dan terakhir di pukul 20:34:24 WIB gempa dengan magnitudo M4,8.
Baca Juga: Gempa Tektonik Berkekuatan M 2,7 Kembali Guncang Sumedang Siang Ini
Gempa susulan juga masih terjadi hingga pada hari Senin (1/1/2024) pada pukul 20.46 WIB dengan kekuatan M4,5 dan kedalaman 10 kilometer.
Lantas apakah sebenarnya penyebab terjadinya gempa bumi di Sumedang ini?
Dilansir oleh alman resmi itb.ac.id pada Selasa (2/1/24), diinformasikan bahwa penyebab gempa Sumedang ini diperkirakan karena aktivitas dari Sesar Cileunyi-Tanjungsari.
Hal itu dikonfirmasi melalui keterangan resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Badan Geologi (PVMBG).
“Berdasarkan posisi lokasi pusat gempa bumi dan kedalaman dari data BMKG, maka kejadian gempa bumi ini diperkirakan akibat aktivitas sesar aktif yaitu Sesar Cileunyi-Tanjungsari,” keterangan yang dirilis oleh PVMBG dikutip dari laman nu.or.id pada Selasa (2/1/24).
“Menurut data BG (Badan Geologi), Sesar Cileunyi-Tanjungsari merupakan sesar mendatar mengiri, sebarannya mulai dari Selatan Desa Tanjungsari menerus ke timur laut hingga lembah Sungai Cipeles, dan nilai laju geser berkisar antara 0,19 – 0,48 mm/tahun,” keterangan lanjutan.
Keterangan dari pihak PVMBG tersebut juga dibenarkan oleh Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB yakni Irwan Meilano.
“Saya setuju dengan apa yang telah disampaikan oleh Badan Geologi, kemungkinan ada sumber gempa di sana yakni aktivitas dari Sesar Cileunyi-Tanjungsari,” terang Irwan Meilano.
“Namun masih perlu dicari untuk detailnya, baik parameter sumber gempanya, panjangnya, tingkat aktivitasnya, maksimum magnitudonya, serta lain sebagainya,” jelasnya lagi.
Badan Geologi dalam catatannya juga menyebutkan jika wilayah Kabupaten Sumedang pada tahun 1972 silam juga pernah mengalami gempa bumi yang merusak.
Baca Juga: Viral Detik-detik Tsunami Terjang Wilayah Toyama, Jepang Akibat Gempa Berkekuatan M 7,6 Hari Ini
Sementara di tahun 2010 lalu gempa bumi yang terjadi di daerah Tanjungsari, Kabupaten Sumedang kala itu juga menimbulkan kecemasan bagi para penduduk.
Lalu tahun 2022 juga tercatat di Kabupaten Sumedang pernah terjadi gempa bumi dengan magnitude (M2,7) pada kedalaman 16 km.

Share this article
PVMBG menyatakan bahwa gempa Sumedang disebabkan oleh aktivitas Sesar Cileunyi-Tanjungsari. Waspadai dampak gempa!