AYOJAKARTA.COM – Keluarga Besar Himpunan Mahaiswa Islam atau HMI menyatakan dukungan terhadap pasangan nomor urut satu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Deklarasi dukungan Himpunan Mahasiswa Islam terhadap Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar tersebut dilakukan di Jakarta pada 27 Desember 2023.
Dalam deklarasinya, Keluarga Besar Himpunan Mahasiswa Islam optimis Indonesia akan mengalami perubahan di bawah kepemimpinan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Baca Juga: Tiba di Jayapura, Jenazah Lukas Enembe Dibawa oleh Ribuan Warga Menuju STAKIN
Saat menyampaikan pidato politiknya, capres Anies Baswedan menyebut deklarasi dukungan HMI merupakan suatu peristiwa yang unik.
“Unik karena secara terbuka menyatakan sikapnya dan menetapkan pilihannya adalah Indonesia harus menjalani perubahan lima tahun kedepan,” ujar Anies Baswedan dikutip ayojakarta.com dari YouTube KOMPASTV, Kamis (28/12/2023).
Pada kesempatan tersebut, Anies Baswedan juga merefleksikan pentingnya seorang mahasiswa untuk memperjuangkan ide dan gagasan.
Sebab melalui kesamaan gagasan, maka perjuangan yang dilakukan mahasiswa memiliki semangat pembawa perubahan.
Baca Juga: Anies Baswedan Kutip Pesan JK: Alumni HMI Tak Boleh Berhenti pada Posisi Wapres
Sehingga gerakan kemahasiswaan bukan sekedar menjadi kegiatan aktivisme, melainkan suatu bentuk mempersiapkan perbaikan kebangsaan.
Menjadi salah satu organisasi kemahasiswaan tertua di Indonesia, Himpunan Mahasiswa Islam telah banyak berkontribusi dalam beragam aspek kebangsaan.
“Di berbagai sektor, barangkali jumlah alumni terbanyak yang menjadi Doktor, Profesor, HMI adalah yang paling besar,” imbuh Anies.
Tradisi-tradisi kecendekiawanan yang menyatu dengan aspirasi masyarakat, menurut Anies Baswedan merupakan salah satu ciri gerakan HMI.
Adanya penyelenggaraan acara deklarasi dukungan yang dilakukan HMI secara swadaya antar sesama anggota merupakan bukti derasnya arus perubahan.
“Semua saweran, itu memang mengirimkan pesan bahwa ini adalah gerakan dari rakyat kebanyakan untuk perubahan bagi Indonesia,” tegas Anies.
Bukti lain akan kuatnya arus perubahan yang terjadi di masyarakat adalah adanya dukungan dari perkumpulan pengacara.
Dukungan yang dilakukan para pengacara dengan cara swadaya, swadana dan swakarya, menunjukkan keinginan banyak kalangan untuk terjadinya perubahan.
Baca Juga: Cabut Gugatan ke Mahfud MD, Panji Gumilang: Sesama Alumni HMI Jangan sampai Ada Hal Kurang Baik
Di hadapan para petinggi dan relawan HMI, Anies juga mengingatkan uniknya tantangan yang akan dihadapi dalam mencapai perubahan.
Tantangan yang dihadapi dan menjadi pertanyaan bagi rakyat kebanyakan adalah mengenai pemberlakuan asas pemilu yakni Luber dan Jurdil.
“Kekhawatiran seperti itu sebelumnya tidak ada, itulah panggilan tugas bagi semua alumni pergerakan mahasiswa, kita harus kembali ambil tanggung jawab,” ungkap Anies.
Berbagai kegelisahan yang terjadi di masyarakat hari ini menurut Anies merupakan panggilan tugas kepada seluruh mantan aktivis untuk melakukan penyelamatan.
“Hari ini kegelisahan yang muncul di masyarakat adalah panggilan tugas bagi para mantan aktivis untuk kembali turun tangan menyelamatkan demokrasi,” pungkas Anies.***

Share this article
Resmi, keluarga besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) deklarasikan dukungannya untuk Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.