AYOJAKARTA.COM - Kasus kematian Mirna Salihin yang mendakwakan Jessica Wongso masih menjadi perhatian publik hingga saat ini.
Usai dirilisnya dokumenter Netflix bertajuk Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso, kasus kopi sianida yang sudah tujuh tahun berlalu viral kembali.
Banyaknya fakta-fakta baru yang beredar, membuat publik bertanya-tanya, benarkah Jessica Wongso adalah pembunuh Mirna Salihin?
Terkini, setidaknya tercatat 3.800 advokat yang tergabung dalam aliansi pembela Jessica Wongso siap untuk membongkar dan membuka keadilan.
Pasalnya, menurut pengacara Jessica Wongso tak ada bukti kuat yang bisa menjerat Jessica untuk dipenjara selama 20 tahun lamanya.
Baru-baru ini, anggota Komisi III DPR RI dari fraksi Demokrat yakni Benny K Harman menyinggung kasus Jessica Wongso dalam rapat menyeleksi calon hakim agung dan hakim ADHOC 2023.
Melalui tayangan YouTube Kompas TV, Benny K Harman menyebutkan bahwa harapan publik dalam memilih hakim agung untuk memberikan keadilan kepada mereka yang merindukan hal tersebut.
Bahkan, ia juga menyebut bahwa keadaan saat ini, pertama ialah keadilan itu ditentukan oleh uang, maka 'no money no justice'.
Kedua, keadilan ditentukan oleh publik. Semakin tinggi dukungan publik, maka keadilan itu akan diberikan oleh hakim.
"Itulah kasus Jessica, peradilan sesat, maka no viral no justice. Kasus Jessica kita semua ketipu kan? Sesat. Sesat pikiran publik, sesat kita juga anggota DPR kita ini, sesat juga hakim-hakimnya, no viral no justice," ungkap Benny K Harman.
Ketiga, ia juga menyebut bahwa keadilan ada jika ada kekuasaan. Maka, no power no justice.
"Keadilan akan datang ketika tiga hal itu ada di satu genggaman, money, viral, dan power tadi ada di satu tangan. Itulah keadilan," katanya.
Meski begitu, diketahui perkembangan kasus Jessica Wongso kini tercatat tim advokat melaporkan salah satu hakim ke Komisi Yudisial dan Bawas Mahkamah Agung atas pelanggaran kode etik.
Pengacara Jessica Wongso menyebut di mana terdapat empat langkah upaya hukum untuk menegakkan keadilan, sebelum melangsungkan PK. ***

Share this article
Anggota DPR fraksi Demokrat, Benny K Harman singgung kasus Jessica Wongso, sebut kita semua tertipu.