AYOJAKARTA.COM - Pasangan capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin memberikan tanggapan soal klaim PDIP terkait komunikasi tekanan dari penguasa.
Baik Anies dan Cak Imin kompak dengan tegas membantah terlibat dalam komunikasi tersebut.
Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan pihaknya tengah menjalin komunikasi dengan tim Anies Baswedan-Cak Imin karena merasa mengalami tekanan dari penguasa.
Baca Juga: Waspada Ada Kecurangan di Masa Kampanye, TPN Ganjar-Mahfud MD Ambil Langkah Ini!
Terkait pernyataan tersebut, Anies Baswedan menegaskan dirinya tidak terlibat dalam komunikasi apapun.
"Kalau saya nggak ada ya (komunikasi soal tekanan, red)," ujar Anies Baswedan dikutip ayojakarta.com dari suara.com pada Senin (20/11/2023).
Dikatakan Anies, pihaknya lebih menyoroti tekanan yang dialami oleh masyarakat di Indonesia.
Anies menyebut, masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi dinilai lebih mengalami tekanan yang berat dibandingkan tekanan untuk dirinya sendiri.
"Apapun tekanan yang kita alami yang kita hadapi belum apa-apa dibanding tekanan ekonomi yang dirasakan oleh keluarga-keluarga," kata Anies.
Kompak dengan Anies Baswedan, Cak Imin juga memberikan jawaban senada terkait klaim dari PDIP tersebut.
Cak Imin juga tegas mengatakan, jika pihaknya tidak ada komunikasi apapun.
"Belum ada komunikasi," ungkap Cak Imin.
Namun, Cak Imin tetap memastikan, silaturahmi dengan PDIPI yang selama ini sudah terjalin tetap akan dijaga dengan baik dan tidak akan terputus.
"Pokoknya sebagai sesama jangan memutus silaturahmi kepada semua kandidat jangan memutus silaturahmi, jangan memutus tali persahabatan," jelas Cak Imin.
Untuk diketahui, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan jika pihaknya mengalami tekanan.
Hasto menyinggung ada intervensi terhadap Mahkamah Konstitusi (MK).
Tekanan itu disebutkan Hasto, dialami oleh koleganya di PDIP, Adian Napitupulu.
Baca Juga: Sekjen Gerindra Muzani: Serangan-Serangan Membuat Kita semakin Kuat
Kemudian Hasto juga mengatakan adanya tekanan kepada Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya yang mengungkap soal elektabilitas Ganjar-Mahfud MD yang meningkat.
Hasto menilai, pasangan Anies Baswedan-Cak Imin juga sama halnya mengalami tekanan dengan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Karena itulah, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD mengklaim berkomunikasi dengan Anies-Cak Imin terkait hal itu.
"Dalam konteks ini kami juga membangun komunikasi dengan AMIN, karena merasakan hal yang sama. Sehingga inilah yang kemudian kami luruskan supaya demokrasi berada di koridornya," kata Hasto.

Share this article
Anies Baswedan dan Cak Imin tegas membantah klaim PDIP mengenai komunikasi dan tekanan penguasa. Apa tanggapan mereka?