Buntut Baliho Gambar Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Atribut PDIP Dicabut, Presiden Joko Widodo kena Tuntut

Buntut Baliho Gambar Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Atribut PDIP Dicabut, Presiden Joko Widodo kena Tuntut (IG @relawan_ganjar_nusantara)
Buntut Baliho Gambar Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Atribut PDIP Dicabut, Presiden Joko Widodo kena Tuntut (IG @relawan_ganjar_nusantara)

AYOJAKARTA.COM – Tensi suhu politik jelang Pemilu 2024 semakin terasa usai bendera PDIP dan baliho bergambar Ganjar Pranowo-Mahfud MD diturunkan sejumlah petugas.

Selain petugas Pamong Praja, sejumlah anggota TNI dan Polri juga diketahui terlihat berada di lokasi saat bendera partai dan baliho Ganjar Pranowo-Mahfud MD diturunkan.

Penurunan bendera PDIP dan baliho Ganjar Pranowo-Mahfud MD tersebut terjadi bertepatan dengan waktu kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Gianyar, Bali.

Baca Juga: Presiden Jokowi Kunjungan Kerja ke Bali, Baliho Ganjar Pranowo-Mahfud MD Serta Bendera PDIP Dilarang Berkibar

Dalam pidatonya, Presiden Joko Widodo menegaskan kepada seluruh Kepala Daerah untuk bersikap lebih hati-hati dan menjaga netralitas, terlebih menjelang Pemilu.

“Saya evaluasi setiap hari, begitu Bapak-Ibu miring-miring, saya ganti setiap hari bisa, itu hak prerogatif yang saya miliki,” tegas Presiden Joko Widodo.

Menyikapi penurunan baliho tersebut, capres Ganjar Pranowo sempat memberikan pernyataan kepada awak media.

Baca Juga: Kapan Proyek IKN Selesai? Jokowi: Perkiraan Saya 15-20 Tahun, Ini Kalau Swasta...

Selain mempertanyakan, Ganjar mengaku belum sepenuhnya memahami alasan sebenarnya dibalik penurunan terhadap baliho.

“Saya lagi coba bertanya-tanya, kenapa dicopot? kalau ada yang melanggar silakan dicopot, kalau tidak melanggar sebaiknya tidak berlebihan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ganjar menyambut baik upaya-upaya yang dilakukan sejumlah pihak yang bersedia memberi tanggapan atas pertanyaan yang disampaikan.

Baca Juga: Survei ARCI: Dulu Ganjar, Pendukung PDIP di Jatim Alihkan Dukungan ke Prabowo-Gibran, Faktor Loyalis Jokowi?

Sehubungan dengan adanya penurunan atribut partai PDI Perjuangan saat kunjungan Presiden ke Bali, Jubir TPN Ganjar-Mahfud memberi tanggapan.

Menurut Tama S.Langkun, himbauan yang disampaikan Presiden seyogyanya mudah dipahami oleh seluruh Kepala Daerah maupun Penanggung Jawab Gubernur.

Namun aktualisasi yang terjadi di lapangan tidak sepenuhnya berjalan sesuai dengan amanah yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Tanggapi soal Pencopotan Baliho Ganjar-Mahfud di Bali, Sekjen PDIP: Mencederai Rasa Keadilan

“Kami melihat ada situasi yang memang tidak netral dari PJ Gubernur, kalau netral tentu semua yang ada di lokasi sudah dicabut,” jelas Tama.

Tama menambahkan, adanya sejumlah atribut dari partai lain yang berbeda koalisi dan tidak ikut dicabut menunjukkan adanya ketidakadilan.

“Karena faktanya, yang dicabut hanya punya Ganjar-Mahfud PDIP, punya Partai Demokrat tidak dicabut,” imbuhnya.

Baca Juga: Respons Jokowi Soal Kisruh Pencopotan Baliho Ganjar-Mahfud, Jokowi: Semua Harus Netral

Karena itu, adanya pencabutan atribut kepartaian yang khusus dialami PDIP menunjukkan adanya ketidak-netralan sejumlah oknum Penanggung Jawab Kepala Daerah.

Untuk itu, Tama berharap agar pihak terkait melakukan pendalaman guna memastikan ada atau tidaknya kesengajaan yang dilakukan para PJ Daerah.

“Kami harapkan juga ketegasan dari Pak Jokowi, jadi harus diingatkan juga PJ Gubernur tidak serampangan main cabut tanpa ada koordinasi,” ungkap Tama.

Baca Juga: Respon Mahfud MD Soal Baliho Dirinya dan Ganjar Dicopot Paksa Satpol PP di Kandang Banteng Bali: Nggak Penting

Demikian seperti dikutip Ayojakarta pada Jumat, 3 November 2023 dari kanal Youtube Metro TV. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pilpres 2024
# Baliho
# Ganjar Pranowo
# PDIP
# PDIP
# Bali
# Mahfud MD
# Jokowi

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.