AYOJAKARTA.COM - Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia atau Masyumi menyatakan dukungan kepada pasangan Anies Baswedan serta Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
Pernyataan dukungan dari Partai Masyumi Reborn terhadap paslon Anies Baswedan serta Muhaimin Iskandar disampaikan langsung Ahmad Yani selaku Ketua Umum.
Selain menyatakan dukungan terhadap Anies Baswedan serta Muhaimin Iskandar, Partai Masyumi juga berkomitmen untuk mengawal proses Pemilu.
Sebagai realisasi dukungan, Partai Masyumi akan ikut memastikan proses pendaftaran bagi pasangan Anies-Imin atau AMIN berjalan lancar.
“Insya Allah nanti Partai Mayumi akan menyamai dan menyertai proses tersebut, jadi tidak ada hal yang bisa menghalangi,” ungkap Ahmad Yani.
Lebih lanjut, Partai Masyumi juga akan terlibat dan memberi dukungan dalam proses persiapan kampanye agar sukses mengawal AMIN sebagai Pemimpin.
Baca Juga: Jawab Pertanyaan Najwa Shihab Soal Petugas Partai, Anies Baswedan Bilang Begini
“Oleh karenanya, Partai Masyumi akan menggerakkan simpul-simpul di seluruh Indonesia maupun para simpatisan agar pasangan AMIN menang,” imbuh Ahmad Yani.
Dalam pernyataan yang disampaikan di Nasdem Tower pada 5 September lalu, Partai Masyumi mengingatkan arti pentingnya kejujuran dalam berpolitik.
Pada kesempatan tersebut Partai Masyumi juga menyatakan lahirnya unit dukungan pemenangan bagi pasangan AMIN yang disebut KUMPARAN.
Baca Juga: Cak Imin Dinilai Penuhi Kriteria Cawapres Anies Baswedan, Khususnya Soal Pengalaman di Bidang Ini
Saat ini Komite Pemenangan Anies Rasyid Baswedan atau Kumparan telah melakukan pelatihan serta bimbingan teknologi bagi relawan di Pulau Jawa.
Menurut Partai Masyumi, salah satu hal penting yang harus dilakukan pada Pemilu 2024 adalah pemantauan hasil elektoral dengan dukungan teknologi.
Dengan adanya hal tersebut, Partai Masyumi yakin proses demokrasi yang berlandaskan kejujuran dan keadilan bisa terealisasi.
“Satu-satunya mahkota Pemilu itu adalah jujur dan adil, kalau tidak dilakukan dengan jurdil maka akan kehilangan harkat dan martabatnya,” tegas Yani.
Menjawab pertanyaan awak media terkait status Cak Imin yang tengah dimintai keterangan oleh KPK, Partai Masyumi Reborn memberi tanggapan.
Menurut Masyumi, langkah-langkah prosedural yang saat ini tengah dilakukan KPK tidak lain sebagai upaya menghianati tujuan pembentukan KPK.
Baca Juga: Anies Baswedan Sebut Soal Si 'Penggebrak Meja', Kader Demokrat: Perlu Diluruskan yang Gebrak meja SP
Selain karena kasus Kardus Durian merupakan kasus yang terjadi pada 2012, pemeriksaan terhadap Cak Imin dinilai Partai Masyumi juga terkesan dipaksakan.
“Jadi kami mohon kepada kawan-kawan KPK, jadikanlah KPK sebagaimana yang kita inginkan, KPK jangan masuk wilayah politik!” tegas Ahmad Yani.
Ketua Umum Partai Masyumi juga menegaskan, bahwa pencalonan pasangan Anies-Cak Imin telah melalui Proses Langit sehingga sebaiknya tidak dihalangi.
“Kalau sudah proses langit nggak bisa dihadang, saya kasihan dengan KPK,” pungkas Yani seperti dikutip AyoJakarta.com pada Kamis, 7 September 2023 dari tayangan YouTube Kompas TV. ***

Share this article
Ketua Umum Partai Masyumi, Ahmad Yani menyebut agar KPK tidak ikut masuk dalam wilayah politik, di balik kasus Cak Imin.