AYOJAKARTA.COM – Sejak resmi dideklarasikan menjadi Cawapres Anies Baswedan, sosok Muhaimin Iskandar atau Cak Imin kini ramai diperbincangkan.
Banyak pihak yang kemudian mempertanyakan alasan Anies Baswedan akhirnya memilih Cak Imin sebagai pendampingnya.
Salah satu alasan Cak Imin dipilih Anies Baswedan sebagai cawapresnya lantaran memiliki suara besar di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Publik pun akhirnya menilai langkah Cak Imin untuk bermanuver ke dunia politik kini telah berhasil.
Baca Juga: Jadikan Cak Imin sebagai Cawapres, Elektabilitas Anies Baswedan Masih Tidak Terlalu Kuat di NU
Apalagi sebelumnya Cak Imin juga berhasil menjadi Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang sebelumnya digagas dirinya bersama Gus Dur.
Jika diperhatikan secara seksama, sejauh kariernya di dunia politik, sudah ada dua manuver yang dilakukan Cak Imin.
Dikutip ayojakarta.com dari Suara.com pada Rabu (6/9/2023), berikut kedua manuver yang dimaksud.
Manuver pertama yang dilakukan Cak Imin adalah saat dirinya disebut sudah melakukan kudeta terhadap PKB yang sebelumnya dipimpin oleh Gus Dur sampai akhirnya ia menjadi Ketua Umum.
Lalu manuver kedua yang dilakukan Cak Imin adalah ketika NasDem resmi memilih PKB berikut dengan Muhaimin Iskandar menjadi Cawapres Anies Baswedan.
Baca Juga: Anies Baswedan Bongkar Fakta Sebenarnya di Balik Surat AHY Diminta Jadi Cawapres, Ternyata...
Banyak yang menyebut Cak Imin begitu beruntung bisa terpilih jadi kandidat cawapres dan langsung diumumkan oleh NasDem.
Disebutkan Sudirman Said selaku Tim 8 dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) bahwa tim tersebut tak segera mendapat jawaban dari Demokrat hingga berhari-hari.
Akhirnya diputuskan bahwa NasDem memilih bermanuver dengan menunjuk Muhaimin Iskandar sebagai calon wakil Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang.
Baca Juga: Sebelum Pinang Cak Imin, Anies Baswedan Sebut Opsi Cawapres yang Tersedia hanya AHY
Sementara itu, Partai Demokrat menilai terpilihnya Muhaimin Iskandar sebagai cawapres sangat tidak elegan.
Tak hanya itu, Demokrat juga menuturkan mereka merasa telah dikhianati dan kecewa dengan perjanjian yang sebelumnya dibuat.
Artikel ini telah tayang di mamagini.suara.com dengan judul Dua Manuver Politik Cak Imin dari Kudeta PKB dan Jadi Cawapres Anies Baswedan.***

Share this article
Berikut ini dua manuver politik yang pernah dilakukan Muhaimin Iskandar (Cak Imin), salah satunya kudeta PKB?