AYOJAKARTA. COM- Capres 2024, Anies Baswedan menjamin tak menerima uang serupiah pun dari dugaan kasus Formula E yang diusut KPK saat ini.
Hal tersebut diungkapkan mantan Gubernur DKI Jakarta ini dalam acara kick Andy yang berjudul "Dosa-dosa Anies pada minggu 18 Juni 2023.
"Mas Anies anda korupsi nggak di Formula E, jawaban anda apa?, " tanya Andy Noya selaku hostnya.
Baca Juga: Tak Mau Kalah dengan Puan dan AHY, Stafsus Menkeu Akhirnya Bertemu Jusuf Hamka: Akrab, Penuh Canda
"Tidak, " jawab Anies dengan tegas.
"Tidak korupsi, anda punya keyakinan bisa membuktikan kalau ada orang yang ingin atau yang membawa bukti-bukti, " kata Andy.
"Tidak, tidak ada, saya tidak melakukan korupsi dan itu bisa dilihat dari semua laporan yang ada, " katanya.
Selain itu Andy mengatakan jika Anies tidak korupsi tetapi ia masih dikejar karena ada banyak orang yang menganggap bahwa proyek Formula E telah memboroskan anggaran 2,3 miliar dan dinilai tidak memiliki manfaat.
Namun Anies dengan lantang menjawabnya bahwa proyek kebangaan ibu kota ini telah di jadikan sebagai tuan rumah.
"Indonesia menjadi tuan rumah dari berbagai event internasional dan menjadi tuan rumah internasional itu membawa postur Indonesia di dataran global. Peristiwanya sendiri disaksikan oleh masyarakat global, penyelenggaraannya membuat penyelenggara kita memiliki pengalaman pengelolaan event global nama Jakarta nama Indonesia muncul dalam event global, " kata Anies.
"Nah selalu dalam event global itu kita harus mengeluarkan biaya dan bisa dibandingkan antara Formula E dan balapan-balapan yang lain, silahkan disandingkan. Tentu ada biaya masing-masing seperti juga penyelenggaraan asean games itu ada biayanya, " lanjutnya.
Kemudian Anies menjelaskan bahwa manfaat dari proyek Formula E ini yakni ada direct income dan revenue serta menggerakkan perekonomian.
"Kita melihat dari sisi penyelenggaraan, alhamdulillah sudah terlaksana dua kali, formula ini tahun 2022 dan 2023. Dan kita lihat pemasukan sponsor baik penonton tinggi. Jadi secara direct, revenue itu menutup cost, secara perekonomian yang event 2023 baru terjadi 2 minggu lalu. Tetapi untuk tahun lalu keuntungannya sampai 2,4 Triliun pergerakan perekonomiannya yang terjadi di Jakarta," kata Anies yang dikutip AyoJakarta.com pada Senin (19/6).
Tak hanya itu Formula E ini juga menarik pengunjung dari seluruh dunia yang kemudian menggerakkan perekonomian baik itu dari segi kuliner hingga tempat tinggalnya selama event tersebut berlangsung.
Ia juga melihat manfaat Formula E ini dimulai dari kalangan atas hingga bawah yang sudah menggerakkan perekonomian. Reputasi event tersebut juga sangat baik.
Baca Juga: Tak Mau Kalah dengan Puan dan AHY, Stafsus Menkeu Akhirnya Bertemu Jusuf Hamka: Akrab, Penuh Canda
Sebagai tambahan, Anies justru meminta pihak yang menuduhnya menerima uang dari Formula E untuk membuktikan tuduhan tersebut jika memang dirinya terlibat ke dalam kasus yang sedang didalami KPK ini. ***

Share this article
Anies Baswedan masih dikejar karena ada banyak orang yang menganggap bahwa proyek Formula E telah memboroskan anggaran 2,3 miliar.