AYOJAKARTA.COM – Sikap yang ditunjukkan Mario Dandy menjadi perhatian publik karena wajah yang tidak tampak bersalah dan justru masih bisa tertawa setelah persidangan.
Bahkan tidak sedikit dari publik yang memiliki asumsi bahwa Mario Dandy memiliki gangguan kejiwaan atau dengan kata lain gila.
Dari awal kasus penganiayaan David Ozora terkuak, publik memang sudah mengamati bahwa Mario Dandy sebagai pelaku utama memiliki sikap yang arogan.
Baca Juga: Praktis! Resep Nasi Goreng Seafood Ala Solaria Dijamin Nagih, Bisa Buat di Rumah
Di saat pelaku lain, yaitu Shane Lukas menundukkan mukanya dalam-dalam di depan media, Mario Dandy justru mendongakkan wajahnya dengan berani dan tidak terlihat menyesal.
Ditambah lagi video penganiayaan Mario Dandy yang telah tersebar di sosial media dan ditonton oleh banyak orang.
Karena dari video tersebut terlihat bagaimana kejamnya Mario Dandy melakukan kekerasan padahal korban sudah tergeletak tidak berdaya.
Dilansir AyoJakarta.com dari akun Twitter ayah David Ozora, Jonathan Latumahina @seeksixsuck (15/6/2023), disampaikan bahwa Jonathan kerap kali mendengar asumsi bahwa Mario Dandy sudah gila.
Baca Juga: Sah, MK Putuskan Sistem Pemilu Dengan Proporsional Terbuka
Namun asumsi tersebut dibantah oleh Jonathan, karena sudah ada bukti medis yang menyatakan bahwa Mario Dandy dalam keadaan sehat secara kejiwaan.
Pernyataan medis tersebut dalam bentuk laporan ketika Polda Metro Jaya melimpahkan kasusnya ke Kejaksaan Tinggi.
Jonathan justru menduga bahwa pihak Mario Dandy dengan sengaja menunjukkan sikap seolah-olah Mario Dandy mengalami stress dan gangguan kejiwaan sebagai salah satu strategi untuk menghindari ataupun meringankan hukuman.
“Banyak yang menyangka dia udah gila dan stress, engga. Dia sehat secara psikis dan sudah ada reportnya pas pelimpahan dari PMJ lalu. Kalau pada nyangka dia gila maka strategi dia berhasil,” ketik Jonathan.
Baca Juga: Ramai Pertemuan Puan - AHY, Goncang Koalisi Pendukung Anies Baswedan?
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV, Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri sempat menyampaikan bahwa jika ditemukan adanya gangguan psikologis pada Mario, justru akan memberikan celah kepada pelaku untuk bisa terlepas dari jerat pidana.
Karena pelaku tidak bisa dimintai pertanggungjawabannya ketika ternyata mengalami gangguan mental.
“Setiap kali ketika bicara tentang pelaku pidana atau pelaku kejahatan, saya cenderung untuk memakai asumsi bahwa yang bersangkutan sehat, waras, normal, rasional. Karena hanya dengan semacam itulah maka yang bersangkutan akan bisa dimintai pertanggungjawabannya secara pidana,” kata Reza.
Perlu diketahui bahwa pengecekan terhadap riwayat kesehatan mental yang dilakukan kepada Mario Dandy memiliki tujuan tertentu yang salah satunya adalah untuk mencegah adanya pengulangan perbuatan dilarang hukum.***

Share this article
Sikap arogan dan tersenyum yang diperlihatkan Mario Dandy di persidangan buat dirinya di cap alami gangguan jiwa, ini respons ayah david