AYOJAKARTA.COM-- Penipuan berkedok rekrutmen sedang banyak terjadi, baru-baru ini sebanyak 41 orang jadi korban loker Bandung Zoo.
Modus penipuan ini dengan menawarkan rekrutmen kerja di Kebun Binatang Bandung.
Pelaku menawarkan korbannya di berbagai macam lowongan pekerjaan seperti staf tiket, zookeeper, asisten dokter, dan lainnya dengan gaji Rp 3,8 juta.
Baca Juga: Taspen Akan Salurkan Gaji Ke-13 Bagi Pensiunan Mulai 5 Juni 2023, PNS Kapan? Segini Besarannya
Dalam modusnya, pelaku memberikan sejumlah syarat yang harus dipenuhi korban jika ingin diterima.
Pelaku diketahui meminta sejumlah uang mulai dari Rp 350.000 hingga Rp 1 juta.
Korban mengakui penawaran yang ditawarkan pelaku sangat menjanjikan karena lengkap dengan surat perjanjian kerja atas nama PT. Yayasan Marga 1 Tamansari yang di stempel dan mencatut nama dan tanda tangan pihak HRD.
Sayangnya, janji tidak-lah ditepati hingga para korban menunggu sampai pada tanggal yang dijanjikan mulai bekerja.
Pelaku tiba-tiba hilang bak ditelan bumi, tidak ada kabar dan pelaku sulit dihubungi.
Baca Juga: Apakah Tanggal 2 Juni 2023 Ditetapkan Sebagai Hari Libur? Yuk, Simak Jadwal Libur dan Cuti Bersama!
Kini baru-lah terungkap pelaku pernah menjadi sukarelawan di kebun binatang Bandung bukan karyawan tetap maupun kontrak.
"Si FM (pelaku) ini bilang kalau masih tersedia untuk lowongan yang lain, kenapa untuk jumlah korban sampai sekarang untuk sementara 41 orang, kenapa banyak? karena FM ini mengajak kita masih ada lowongan kerja gitu," kata salah satu korban penipuan.
Menanggapi soal kasus penipuan tersebut, pihak management Kebun Binatang Bandung menilai bahwa kasus tersebut jelas penipuan.
Pihak management mengatakan bahwa proses rekrutmen di Kebun Binatang Bandung tidak dipungut biaya.
"Memang kami merasa dirugikan karena ini menyangkut nama baik kami. Nama baik Yayasan Margasatwa Tamansari dan Bandung Zoo sendiri, jangan sampai kemudian dengan peristiwa ini menjadi stereotip terhadap nama baik kami," Petrus Arbeny selaku General Manager Kebun Binatang Bandung.
Lebih lanjut, ia menjelaskan mengapa dirinya mengumpulkan para korban yakni tujuannya agar mengarahkan untuk segera melapor supaya kejadian ini tidak terulang kembali dan menimbulkan efek jera terhadap pelaku.***
Share this article
Penipuan berkedok rekrutmen sedang banyak terjadi, baru-baru ini sebanyak 41 orang jadi korban loker Bandung Zoo