AYOJAKARTA.COM - Lagi-lagi pejabat dengan harta bernilai fantastis yang dianggap tak wajar kembali menjadi sorotan.
Saat ini yaitu Bupati Pandeglang, Irna Narulita.
Memiliki harta yang dilaporkan bernilai Rp 62 miliar, Bupati Pandeglang Irna Narulita menjadi target KPK selanjutnya untuk melakukan klarifikasi.
Baca Juga: Polisi Selidiki Dugaan Santunan Bodong di Pandeglang
Harta Irna Narulita yang bernilai fantastis tersebut juga telah menjadi sorotan publik karena dinilai tak wajar dan tak sesuai dengan profilnya sebagai seorang bupati.
Harta Rp 62 miliar tersebut rupanya adalah harta yang telah dilaporkan pada LHKPN milik Irna Narulita.
Dari sorotan publik terhadap LHKPN milik Irna Narulita itulah banyak pihak yang mendesak KPK agar memeriksa serta mengklarifikasi harta Bupati Pandeglang tersebut.
Dikutip Ayojakarta.com pada siaran Kompas TV Selasa (9/5/2023), Irna Narulita buka suara menanggapi hal tersebut.
Irna Narulita meluruskan soal angka tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada penambahan aset sejak laporan terakhir tahun 2015.
Namun menurut Irna Narulita, ada penambahan nilai dalam hartanya yakni tanah.
“Jadi harta atau aset yang ibu miliki yang sudah dilaporkan ke LHKPN dan KPK tetap tidak ada yang nambah. Satu asetpun tidak ada yang nambah, hampir Rp 23 miliar dari 2015,” ujar Irna Narulita.
Baca Juga: Imbas Istri Flexing, Harta Kekayaan Aiptu Mustahir Jadi Sorotan Warganet
Menurutnya hingga saat ini jumlah asetnya tetap dan tidak bertambah.
“Dan sampai sekarang tetap. Sehingga yang bertambah itu hanya nilainya saja,” lanjutnya.
Irna Narulita mencontohkan tanah yang dibelinya 20 tahun lalu, nilainya belum dilakukan penyesuaian maka nominalnya juga mengikuti harga lalu, namun jika sudah dilakukan penyesuaian maka harus disesuaikan.
Baca Juga: KPK Akan Periksa LHKPN AKBP Achiruddin Hasibuan Terkait Harta Tak Wajar Yang Dimilikinya!
Di situlah menurut Irna Narulita yang membuat nilai LHKPNnya bertambah karena telah dilakukan penyesuaian harga aset salah satunya tanah yang dimilikinya.
"Ibu harus laporkan penyesuaian tersebut. Harga tanah sekarang sudah ada yang 1 juta, 2 juta, kalau ibu bohong salah lagi," katanya.
Irna Narulita kemudian menegaskan bahwa dirinya berniat menjadi bupati bukan untuk memperkaya diri, namun fokus untuk masyarakat Pandeglang.
Bahkan Irna Narulita menyatakan akan mempertaruhkan semuanya untuk kesejahteraan masyarakat Pandeglang.
“Tujuan ibu adalah untuk membangun Pandeglang,” ucapnya.
Irna Narulita juga menyatakan siap untuk melakukan klarifikasi hartanya kepada KPK.***

Share this article
Bupati Pandeglang Irna Narulita jadi target KPK selanjutnya untuk mengklarifikasi hartanya yang mencapai Rp 62 miliar.