AYOJAKARYA.COM - Yamitema Laoly putra ketiga dari Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly sedang banyak digunjing netizen belakangan ini.
Hal ini terkait dugaan monopoli perdagangan di dalam rutan (rumah tahanan) yang belakangan dibongkar oleh akun Twitter @PartaiSocmed.
Awalnya nama Yamitema dikaitkan dengan gurita bisnis yang berada di dalam rutan sebab salah satu mantan napi yang juga seorang artis senior bernama Tio Pakusadewo mengatakan adanya monopoli bisnis di dalam bui.
Meskipun tidak menyebutkan nama, namun akun Twitter @PartaiSocmed kemudian memperjelas pernyataan tersebut dengan menyebutkan salah satu pemegang kendali monopoli bisnis di dalam rutan adalah Jeera Foundation yang dikendalikan putra Yasonna Laoly.
"Yg dimaksud Tio Pakusadewo pada bagian akhir video ini adalah Jeera Foundation dgn perusahaannya PT Natur Palas Indonesia yg memonopoli bisnis koperasi dan kantin di beberapa Lapas besar, dimana anak Yasonna Laoly jadi Chairman dan Co Founder," tulis akun Twitter @PartaiSocmed (01/5/2023).
Publik pun kemudian penasaran seperti apa sepak terjang Jeera Foundation yang dikatakan dalam akun tersebut memonopoli bisnis di rutan.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Youtube Jeera Foundation (4/5/2023) dituliskan beberapa keterangan terkait perusahaan milik Yamitema Laoly tersebut.
Baca Juga: Prabowo Subianto Beri Bocoran soal Sosok Cawapresnya di Pilpres 2024, Siapa ya?
Salah satu yang digaris bawahi adalah organisasi ini membantu warga binaan di dalam tahanan membantu program rehabilitasi para narapidana.
"Jeera Foundation adalah organisasi nirlaba yang bersinergi dengan lembaga Pemasyarakatan Indonesia yang membantu para warga binaan nya untuk kembali ke dalam tatanan masyarakat melalui program rehabilitasi yang dirancang sedemikian rupa agar memberikan dampak yang mengurangi tingkat residivisme dan berkelanjutan," tulis keterangan pada akun YouTubenya.
Beberapa kegiatan kesenian dan pemberdayaan keterampilan para napi pun diperlihatkan dari video-video yang diunggah.
Namun dalam pernyataan yang disampaikan terkait nama Yamitema Laoly yang dicatut dalam monopoli bisnis dalam lapas, Yasonna pun membanahnya dan mengatakan hal itu merupakan kebohongan.
"Ah, bohong besar itu. Nggak ada. Nanti ada keterangan dari apanya," bantah Yasonna di depan wartawan di di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip dari laman suara.com (2/5/2023).
Kendati demikian meskipun mendapat bantahan dari Menteri Hukum dan HAM tersebut, dirujuk dalam beberapa unggahan @PartaiSocmed memperlihatkan bahwa salah satu produk air minum kemasan dari Jeera yang diperbolehkan beredar di dalam rutan.
"Rutan water label kuning yg dimaksud Om Tio itu seperti ini penampakannya. Merek Jeera. Tidak boleh ada brand lain kecuali air ini di lokasi lapas/rutan foundation itu berkuasa," tulis akun @PartaiSocmed.
Demikianlah beberapa penjelasan terkait Jeera Foundation yang dimiliki oleh putra Menteri Yasonna Laoly.***

Share this article
Publik penasaran seperti apa sepak terjang Jeera Foundation yang dikatakan dalam akun tersebut memonopoli bisnis di rutan.