AYOJAKARTA.COM - Terbaru, ayah David Ozora sentil Polsek Pasanggrahan karena diduga ikut campur tangan dalam kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy.
Melalui akun Twiternya @seeksixsuck, dirinya curiga bahwa Polsek Pasanggrahan sudah diberi masukan oleh pihal Rafael Alun, ayah Mario Dandy.
Beberapa kejanggalan ia rasakan, saat kasus penganiayaan yang menimpa anaknya masih ditangani oleh Polsek Pasanggrahan.
Baca Juga: Bongkar Mafia di Kemenkeu, Ayah David Ozora Akui Sempat Didatangi Orang Tak Dikenal: Siapa Lu!
Sebelumnya ia mengatakan bahwa pihak Rafael Alun mengerahkan beberapa orang untuk membujuk pihak keluarga David agar mau berdamai.
Namun Jonathan dengan tegas menilak ajakan orang suruhan Rafael Alun tersebut,
Salah satu kejanggalan adalah diduga Polsek Pasangrahan memanipulasi kronologi kejadian saat penganiayaan terjadi.
Dalam laporan kronologi dari Polsek Pasanggrahan menyebutkan bahwa David lah yang memulai pemukulan.
Baca Juga: KAI EXO Fix Wamil Bulan Mei 2023! SM Entertainment Bagikan Informasi Ini
Hal itu mengakibatkan kartu asuransi milik David Ozora tidak bisa diklaim saat dirinya dirawat di RS.
Tak hanya itu, mobil Rubicon yang kerap dipakai Mario Dandy diduga digunakan untuk menjemput tersangka AG.
Hal ini dianggap menyalahi aturan hukum yang berlaku, dimana barang sitaan seharusnya tidak digunakan sembarangan.
Selain itu, mobil tersebut tiba-tiba berubah plat nomor dari B 120 DEN menjadi B 2571 PBP pada 21 Februari 2023.
Lebih lanjut saat di Polsek Pasanggrahan, Mario Dandy masih santai bahkan sempat memainkan gitar bersama tersangka AG dan Shane Lukas.
Menurut cuitan Jonathan, Ketiga tersangka kasus penganiayaan ini menganggap Polsek Pasanggrahan hanya tempat tongkrongan.
Jonathan sendiri telah mempersilahkan Polsek Pasanggrahan untuk menyanggah apabila pernyataan yang ia sampaikan tidak benar.
Dari sini bisa kita lihat bahwa meskipun uang bisa manipulasi kejahatan, namun kebenaran akan tetap terungkap.

Share this article
Terbaru, ayah David Ozora sentil Polsek Pesanggrahan karena diduga ikut campur tangan dalam kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy