AYOJAKARTA.COM - Hari raya Idul Fitri sering disebut dengan Lebaran, namun apakah keduanya memiliki arti yang sama?
Secara umum hari raya Idul Fitri atau lebaran dirayakan oleh umat muslim di dunia setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.
Sering juga disebut sebagai hari kemenangan, karena umat muslim seolah terlahir kembali setelah semua dosa diampuni dibulan ramadan.
Baca Juga: Jangan Sampai Ketinggalan! 7 Makanan Wajib Saat Perayaan Idul Fitri atau Lebaran Dijamin Bikin Rindu
Umat muslim diseluruh dunia mempunyai tradisi masing-masing untuk merayakan hari kemenangan ini.
Untuk Indonesia sendiri juga memiliki tradisi yang unik setiap daerahnya, seperti memasak opor, ketupat dan bersalaman kepada seluruh kerabat.
Selanjutnya mari membahas tentang makna lebaran dan Idul Fitri.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Menu Makanan Lebaran Ini Jangan Sampai Dilewatkan, Dijamin Lezat dan Menggugah Selera
Dikutip AyoJakarta.con dari laman djkn.kemenkeu.go.id, lebaran memiliki lima padanan kata, yakni:
1. Lebar-an , berasal dari kala yebar yang berati lapang, arti lebih dalam berlapang dada.
2. Luber-an, dalam KBBI memilki arti melimpah, maka lebaran bisa diartikan luber nikmat, pahala setelah ramadan.
3. Labur-an, merupakan kata dari bahasa jawa yang memilki arti mengecat. Kata ini juga identik dengan masyarakat Indonesia saat lebaran yakni mengecet rumah.
4. Lebur-an, Kata leburan diambil dari Bahasa Jawa yang berarti menyatukan. Artinya, selepas Ramadhan itu diharapkan kita mampu meleburkan diri kita pada sifat-sifat Tuhan.
5. Liburan, Lebaran merupakan plesetan dari liburan. Dalam kalender Nasional, Hari Raya Idul Fitri adalah tanggal merah. Ini berarti hari libur.
Baca Juga: PP Muhammadiyah Gelar Ngabuburit Nonton Bareng Film ‘Undocumented’
Sementara itu Idul Fitri memiliki makna yang berkaitan erat dengan tujuan yang akan dicapai dari kewajiban berpuasa.
Idul fitri berasal dari dua kata “id” dan “al-fitri”. Id secara bahasa berasal dari kata aada – ya’uudu, yang artinya kembali.
Sedangkan kata ‘fitri’ memiliki dua makna, yaitu suci dan berbuka. Suci berarti bersih dari segala dosa, kesalahan, kejelekan, dan keburukan.
Kesimpulan dari penjelasan diatas, tak ada perbedaan antara keduanya. Sebutan ini muncul karena budaya dan bahasa. Namun, hal tersebut justru membuat maknanya berbeda.***

Share this article
Benarkah makna hari Lebaran dan Hari Raya Idul Fitri sama? Ataukah berbeda? Berikut penjelasan dari keduanya