AYOJAKARTA.COM - Aksi pembunuhan yang dilakukan oleh dukun pengganda uang di Banjarnegara Jawa Tengah memakan banyak korban jiwa.
Polres Banjarnegara sendiri telah berhasil mengungkapkan motif sang dukun pengganda uang hingga tega habisi nyawa korbannya dengan keji.
Para korban tewas sebanyak 10 orang tersebut diracun oleh sang dukun pengganda uang, yakni ST (Slamet Tohari) alias Mbah Slamet karena merasa marah kepada para korban.
ST dan sang asisten BS telah berhasil ditangkap oleh Polres Banjarnegara, Jawa Tengah karena membunuh korbannya secara keji.
ST dan BS meracuni korbannya hingga tewas menggunakan racun ikan yang dicampurkan ke dalam minuman korban agar tak curiga.
Kasus ini sebelumnya terungkap saat adanya laporan orang hilang dari salah satu anggota keluarga korban bernisial PO yang berusia 53 tahun asal Sukabumi.
Pihak kepolisian yang melakukan penelusuran atas laporan tersebut akhirnya berhasil mengungkap tindakan keji pelaku.
Baca Juga: Terkuak! Perusahaan Milik Rafael PT AME Diduga Terima Dana Gratifikasi Senilai 90 Ribu Dolar AS
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak Polres Banjarnegara, terungkap motif pelaku membunuh korbannya.
ST mengaku kesal kepada para korban karena kerap ditagih uang titipan yang dijanjikan untuk digandakan.
Korban rata-rata telah menyetorkan uang kepada tersangka ST senilai Rp 70 juta dan dijanjikan akan digandakan hingga berlipat mencapai Rp 5 Miliar.
“Modusnya bahwa si tersangka ini si Mbah Slamet ini memiliki tangan kanan yaitu saudara BS,” ujar AKBP Handri Yulianto, Kapolres Banjarnegara seperti dikutip Ayojakarta.com pada siaran Metro TV, Selasa (4/4).
“Satu tahun yang lalu saudara BS ini mengupload ke Facebook, isi daripada Facebok itu bahwa saudara Slamet ini adalah orang pintar yang bisa menggandakan uang. Akhirnya korban yang meninggal dunia ini tertarik,” lanjutnya.
“Akhirnya BS ini mempertemukanlah saudara PO dengan Pak Slamet. Dan dari situlah akhirnya tertarik memberikan uang mahar berkali-kali tapi harapan untuk menggandakan uang tidak didapatkan,” jelas Handri lagi.
Akhirnya lama kelamaan korban yang terus menagih membuat tersangka ST kesal dan dilakukanlah pembunuhan dengan cara memberikan minuman yang berisi racun ikan.
Baca Juga: Bagaimana Jika Mimpi Basah saat Berpuasa? Begini Jawaban Buya Yahya
Korban yang meminum racun tersebut akhirnya meninggal dan dikuburlah oleh tersangka di setapak menuju hutan daerah Banjarnegara.
AKBP Handri kemudian mengatakan motif dari tersangka ST atas tindakan keji yang dilakukannya.
“Motifnya pertama tersangka kesal sering ditagih, yang kedua tersangka juga takut akan dilaporkan ke aparat penegak hukum, sehingga diracun lah korban ini, dan akhirnya dikebumikan di jalan setapak daerah Wanayasa Kabupaten Banjarnegara” ujarnya.
Baca Juga: MasyaAllah! Mbah Moen Sebut Jika Tidak Ada Bulan Ramadan Maka Dunia Bakal Kacau, Kenapa?
ST pun dapat dikenakan hukuman mati atas dakwaan pembunuhan berencana yang dilakukannya.***

Share this article
Ngeri motif pembunuhan dukun pengganda uang gadungan Slamet Tohari di Banjarnegara, korban mencapai 10 orang,