Transaksi Janggal Kemenkeu Rp349 T, Mahfud MD: Data Sudah Clear dan Valid, Hanya Beda Penafsiran

Mahfud MD
Mahfud MD

AYOJAKARTA.COM – Dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan sempat menyinggung perbedaan data antara Mahfud MD, Sri Mulyani serta Ketua PPATK.

Menyikapi pernyataan tersebut, Menko Polhukam Mahfud MD selaku Ketua Tindak Pidana Pencucian Uang menyanggah.

Menurut Mahfud MD, yang terjadi sesungguhnya bukanlah perbedaan data, melainkan interpretasi terhadap data yang ada.

Baca Juga: Lagi, Pola Asuh Ria Ricis kepada Moana Berusia 7 Bulan Jadi Sorotan Usai Ajari Salto: Aman Kan Ada Gurunya

“Data ini clear, valid, tinggal pertemukan saja dengan Ibu Sri Mulyani, nggak ada yang beda,” ujar Mahfud MD, tegas.

Menko Polhukam Mahfud MD menilai cara menjelaskan data antara Sri Mulyani dengan dirinya saja yang berbeda.

“Ibu Sri Mulyani menerangkan data PPATK itu kan rombongan, ketika diperiksa itu hanya satu yang diambil,” jelas Mahfud.

Lebih lanjut Mahfud menjelaskan bahwa tindak pidana pencucian uang bekerja secara rombongan tidak sendiri-sendiri.

Baca Juga: Nassar Dirawat di Rumah Sakit hingga Butuh Alat Bantu Nafas dan Infus, Iis Dahlia Ungkap Kondisi Saat Ini!

“Namanya pencucian uang, ya rombongan, kalau satu orang, itu korupsi,” ujar Mahfud MD ketika memberi penjelasan perbedaan membaca data.

Data yang berisi sebanyak 491 orang, menurut Mahfud sudah ada rincian nama-nama yang bisa dilakukan pemeriksaan melalui Pansus.

“Gampang kok, tinggal udang Bu Sri Mulyani, ini datanya PPATK, hanya beda menafsirkan,” imbuh Mahfud MD.

Adanya anggapan yang menilai perbedaan terjadi karena belum ada kesamaan data, kembali disanggah Menko Polhukam.

Baca Juga: Rafael Alun Trisambodo Sebut Mario Dandy Anak yang Taat, Tetapi Kemudian Berubah Semenjak Pindah Sekolah

“Nggak ada data yang berbeda kok, siapa yang bilang datanya berbeda, menafsirkannya saja yang beda,” jelas Mahfud MD yang juga Ketua TPPU.

Menyikapi pernyataan Mahfud MD terkait transaksi janggal mencapai 349 triliun rupiah, Habib Aboe memberi tanggapan.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS tersebut menilai apa yang dilakukan Menko Polhukam sekaligus Ketua TPPU perlu dipertanyakan.

Sebab dampak dari pernyataan Mahfud MD terkait transaksi besar tersebut membuat publik gempar.

Baca Juga: GEGER Raffi Ahmad Diisukan Terlibat Kasus Rafael Alun, Hotman Paris Beri Pembelaan:Dia Tak Ada Hubungan Bisnis

“Dampak dari Pak Mahfud bicara, terbongkar semua permasalahan yang tidak kita pahami dengan baik,” ujar Habib Aboe.

Berkaitan dengan adanya undangan Komisi III DPR RI yang kemudian ditanggapi Menko Polhukam seolah sedang ditantang, Habib Aboe ikut berkomentar.

Menurutnya, undangan kepada Ketua TPPU tersebut bukan merupakan sebuah tantangan, melainkan sebatas mencari akar persoalan yang kini menggemparkan.

“Kita ingin duduk bersama, mengurai persoalan transaksi janggal yang menjadi perhatian publik,” jelas Habib Aboe.

Baca Juga: Trend Sebut Tas KW Diantara Pejabat, Terbaru Rafael Alun: dari 70 Tas Istri hanya 10 yang Asli

Peran Menko Polhukam dalam kaitan sebagai Ketua TPPU, dalam rapat kerja juga dipertanyakan oleh Habib Aboe.

“Saya ingin tahu, sebenarnya sejak kapan Pak Menko ini tahu ada transaksi janggal sebesar 349 triliun, dalam rangka apa Pak Menko dapat data tersebut?” ujar Habib Aboe.

Demikian informasi transaksi janggal yang dikutip Ayojakarta pada Sabtu, 1 April 2023 dari kanal YouTube Kompas TV. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# arteria dahlan
# Transaksi Janggal Kemenkeu RI Rp 349 Triliun
# Kemenkeu
# DPR
# Mahfud MD
# Sri Mulyani

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.