AYOJAKARTA.COM - Salah satu terpidana pembunuhan kasus Brigadir J, Richard Eliezer masih menjadi perbincangan.
Richard Eliezer yang didampingi oleh Ronny Talapessy selaku kuasa hukum selalu terlihat kompak dalam menghadapi perkara pembunuhan Brigadir J.
Pada beberapa waktu lalu, Richard Eliezer atau Bharada E sempat melakukan wawancara eksklusif di tengah masa penahanannya.
Baca Juga: Ajak Prabowo Ganjar Saat Panen Raya, Kode Politik Jokowi? Ini Kata Pengamat Politik!
Siapa sangka, buntut wawancara eksklusif Richard Eliezer waktu lalu, kini perlindungan LPSK kepadanya pun tercabut.
Hal itu karena Richard Eliezer disebut melanggar ketentuan dengan melakukan wawancara dengan pihak lain tanpa sepengetahuan LPSK.
Melansir dari kanal YouTube METROTV, pengacara Richard Eliezer atau Bharada E yakni Ronny Talapessy angkat bicara.
Ronny Talapessy menyebut bahwa dirinya sudah mengecek terkait perizinan Richard Eliezer sebelum datang ke wawancara salah satu stasiun TV.
"Pada prinsipnya, saya dan keluarga oke saja asal semua perizinan itu sesuai," ujar Ronny Talapessy dikutip AyoJakarta pada Minggu, (12/3/2023).
Kemudian kuasa hukum Bharada E mengatakan, jika masih di tahap persidangan maka harus izin ke Rutan Bareskrim maupun Jaksa.
Dan ketika di tahap setelah inkrah, menurut Ronny Talapessy haruslah mendapat perizinan dari Kemenkumham.
Selain itu, Richard Eliezer haruslah izin kepada pihak Polri.
Setelahnya Ronny Talapessy menegaskan bahwa dirinya sudah mengecek semua perizinan wawancara Richard Eliezer sebelumnya.
Lalu kuasa hukum Bharada E mengungkap, pihak yang berwenang sudah memberikan izin terkait wawancara kliennya itu.
Tak hanya itu, menurut Ronny Talapessy sudah dikirimkan surat tembusan kepada LPSK.
"Asal yang bersangkutan bersedia, kami tidak masalah," tegas Ronny Talapessy menirukan apa yang diucapkan LPSK.
Ronny Talapessy pun kini justru mengaku bertanya-tanya dengan keputusan LPSK yang mencabut perlindungan kepada Richard Eliezer.***

Share this article
Ronny Talapessy menyebut bahwa dirinya sudah mengecek terkait perizinan Richard Eliezer sebelum datang ke wawancara salah satu stasiun TV.