AYOJAKARTA.COM - Wilayah Jawa Barat merupakan salah satu daerah yang sering diguncang gempa. Pasalnya wilayah tersebut dilewati beberapa sesar yang terpantau aktif.
Salah satu sesar yang berada di wilayah Jawa Barat bahkan pada November tahun 2022 menyebabkan guncangan gempa bumi merusak yakni di wilayah Kecamatan Cugenang.
Namun ada salah satu sesar aktif yang memicu kekhawatiran jika nantinya kembali membuat guncangan yakni Sesar Lembang.
Sesar Lembang adalah sesar yang berada di antara Bandung dan Lembang, tepatnya berlokasi 10,7 km ke arah utara dari pusat Kota Bandung, Jawa Barat.
Sesar Lembang memiliki panjang 29 km yang membentang dari Bandung di bagian barat hingga Bandung di bagian timur.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun YouTube KOMPASTV (10/3/2023), peneliti menyebutkan bahwa sesar Lembang ini pernah aktif dua kali yakni pada 50 tahun sebelum masehi dan pada abad ke 15.
Selain itu seorang peneliti sesar Lembang bernama Mudrik Daryono mengatakan beberapa hal terkait pergerakan sesar Lembang.
Salah satunya adalah kecepatan pergeseran sesar Lembang dalam jangka waktu satu tahun dan juga indikasi periode pengulangan gempa bumi.
"Dari studi kami mempelajari berapa umur umur batuan yang tergeserkan dan umur umur sungai kita menemukan kecepatan pergeserannya antara 1,95 sampai 3,45 mm per tahun," ucap Mudrik Daryono.
"Dari hasil penelitian kami indikasi periode perulangannya antara 170 tahun sampai 670 tahun," lanjutnya.
Baca Juga: Sule Bongkar Tanggal Pernikahan Rizky Febian dan Mahalini: Setuju, Biar Iki Ada yang Urus
Mudrik Daryono mengatakan bahwa jika dihitung mundur sampai saat ini masa tenang sesar Lembang tidak melakukan pelepasan energi sudah mencapai usia 560 tahun dan sesar lembang ini tidak pernah menunjukkan pergerakannya.
Hal itu berarti bisa saja pada saat ini Sesar Lembang berada dalam fase pelepasan energinya, yang mana tidak akan pernah bisa diprediksikan kapan guncangan gempa akibat sesar Lembang akan terjadi.
"Kalau rangenya itu 560 tahun sudah memasuki range antara 170 tahun sampai limit terjauhnya 670 tahun, jadi itu yang kami khawatirkan," ucap Murdik Daryono.
"Kita berada pada fase pelepasan energi itu, tetapi kapan itu akan terjadi dalam waktu yang sangat dekat tapi bisa terjadi 100 tahun yang akan datang," tambahnya.
Baca Juga: Murah dan Keren! Honda Luncurkan Motor Listrik Terbaru Honda U-GO GT, Simak Harga dan Spesifikasinya
Jika benar nantinya Sesar Lembang akan bergerak dan menyebabkan gempa bumi, maka bukan tanpa alasan jika sekitar 2.5 juta warga yang tinggal Bandung harus waspada akan adanya gempa tersebut.
Dibutuhkan persiapan mitigasi bencana seperti memetakan zona berbahaya yang tidak bisa ditinggali atau pun mempersiapkan bangunan yang tahan gempa.***

Share this article
Sesar Lembang Beri Ancaman Gempa Bumi di Kota Bandung dan Lembang. Simak selengkapnya langsung dalam artikel di bawah ini yuk!