AYOJAKARTA.COM - Bulan Ramadan 2023 tinggal menghitung hari, bulan yang ditunggu-tunggu umat muslim seluruh dunia.
Dalam kalender islam, bulan ini memiliki kesamaan, yakni menjadi bulan suci dan bulan penuh berkah.
Seperti sabda Rasulullah SAW seperti berikut:
إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةُ وَ غُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَ صُفِّدَتِ الشَّيَاطِيْنُ
“Apabila datang bulan Ramadhan maka dibukalah pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka,dan setan-setan diikat (dibelenggu).” (HR. Bukhari dan Muslim).
Bulan Ramadan adalah momentum dimana umat muslim melaksanakan salah satu rukun dalam agama islam, yakni ibadah puasa.
Namun kenyataannya ada beberapa umat muslim dalam pelaksanaan puasa ramadan ini kadang kala tidak bisa penuh karena ada suatu hal.
Biasanya karena sakit, menjadi musafir atau sedang melakukan perjalanan jauh, lanjut usia dan menstruasi bagi kaum perempuan.
Allah SWT pun memberikan keringanan kepada orang-orang dengan perkara tersebut dengan cara mengganti puasa ramadhan (mengqadha) di hari lain atau dengan cara membayar fidyah.
Namun dalam mengqadha puasa ramadan, ada batas waktunya.
Lantas kapan batas waktu mengqadha puasa ramadhan?
Dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube Kun Ma Alloh, menurut Ustaz Abdul Somad batas waktu bagi umat muslim yang ingin meng-qadha puasa dari bulan ramadhan lalu adalah sampai bulan ramadhan tahun ini.
"Ini puasa Ramadhan tahun lalu, ini 29 hari lagi puasa (puasa Ramadhan), maka puasa yang ini (puasa Ramadhan taun lalu) di qadha (sampai bulan Ramadhan tahun ini),"tutur pria yang akrab disapa UAS tersebut.
Artinya umat muslim masih memiliki waktu untuk membayar hutang puasa sampai hari terakhir bulan Syaban.
Dengan melakukan puasa dibulan Syaban, umat muslim juga mendapatkan tiga keuntungan sekaligus, yakni puasa Qadha di hari Senin.
UAS mengungkapkan bahwa seorang muslim masih dapat mengganti puasa ramadan tahun lalu meskipun ramadan tahun ini telah tiba atau lewat.
Adapun caranya membayarnya adalah dengan berpuasa ditambah dengan membayar fidyah kepada fakir miskin selama satu hari penuh.
"Kalau entar sampai Ramadhan dia belum mengqadha juga apakah gimana? Maka dia dapat qadha setelah selesai Ramadhan hanya saja kena denda plus, Qadha plus Fidyah," jelas UAS.***

Share this article
Sudahkah Anda membayar utang puasa Ramadhan tahun lalu? Jika belum Ustaz Abdul Somad ungkap batas akhir Qadha yakni...