AYOJAKARTA.COM - Beberapa waktu belakangan ini viral ramalan seorang peneliti Belanda yang mengatakan ada gempa bumi besar bakal melanda wilayah Indonesia dalam waktu dekat.
Ia bahkan menyebutkan wilayah yang akan dilanda gempa tersebut dengan spesifik yakni Sulawesi, Halmahera dan Laut Banda.
Ramalan itu pun sempat heboh dan banyak diperbincangkan sehingga membuat resah warga disekitar wilayah yang diramalkan.
Baca Juga: Istri Sah Teddy Minahasa Tenteng Tas Mewah Hadiri Persidangan, Auto Dibandingkan dengan Mami Linda!
Meskipun hal itu sudah dikonfirmasi oleh pihak BMKG yang dalam hal ini diwakili oleh Daryono (Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG) namun masyarakat agaknya masih belum merasa tenang.
Daryono melalui akun Twitternya bahkan mengatakan bahwa ia tidak percaya akan pernyataan gempa bisa diprediksikan kapan terjadi.
"Saya seismologist, landasan berpikir berdasarkan konsep empirik yang valid, saya tidak termasuk yang percaya prediksi gempa, saya belum percaya prediksi gempa saat ini. Konsep prediksi gempa banyak tapi yg valid konsisten, akurat blm ada, info prediksi sebagai pesan kesiagaan saja dalam kontek teori saya skeptis," tulis Daryono melalui akun Twitternya.
Saat cuitan tersebut disinggung oleh salah satu netizen supaya belajar tentang prediksi gempa agar percaya, Daryono mengatakan bahwa ia telah belajar prediksi gempa dan membuatnya semakin tidak percaya.
Baca Juga: BTN Dorong Digitalisasi Pasar Tradisional Bandung Barat
Namun kemudian setelah waktu yang dikatakan dalam ramalan habis dan gempa tidak terjadi, Daryono kembali memberikan tanggapannya melalui akun Twitternya.
Ia mengatakan bahwa ramalan yang disampaikan oleh ilmuan yang berasal dari Belanda tersebut tidak terbukti.
Daryono juga menyampaikan bahwa kedepannya harus lebih banyak edukasi untuk masyarakat agar tidak gampang heboh dengan prediksi gempa tanpa dasar seperti ini.
"Periode Ramalan gempa yg ramai dibicarakan sdh lewat semalam, dan ternyata memang zonk, entah kapan lagi heboh dan viral ramalan semacam ini. Sebuah tantangan untuk edukasi publik dari kami dan teman teman media. Kawan-kawan kita masih banyak yang kagetan (gampang terkejut), gumunan (gampang takjub), dengan ramalan tak berdasar empirik," cuit akun @DaryonoBMKG.***

Share this article
Ramai soal gempa besar di wilayah Sulawesi yang diprediksi peneliti asal Belanda, BMKG bantah hal itu karena...