AYOJAKARTA.COM--Gempa yang mengguncang wilayah Jayapura hingga kini masih terus menghantui warga karena masih kerap terjadi.
Menurut BMKG gempa yang terus menerus mengguncang Jayapura tersebut belum terpetakan.
Dan bahkan menurut Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG, Daryono menyebut bahwa gempa Jayapura termasuk jenis 'Black Swan Earthquake'.
Daryono juga mengatakan bahwa gempa yang mengguncang Jayapura terus menerus itupun disebut langka dan jarang sekali terjadi.
Baca Juga: Waspada! 1205 Gempa Bumi Telah Mengguncang Tanah Jayapura Sejak 1 Januari 2023, Ini yang Terbaru
Laporan itu disampaikan Daryono melalui akun Twitter pribadinya @daryonoBMKG seperti dikutip Ayojakarta.com Senin 13 Februari 2023.
"Secara pribadi menurut saya, fenomena Gempa Jayapura tmsk “Black Swan Earthquakes” : Belum terpetakan dengan detil sumbernya, di luar prediksi para ahli, berdampak merusak dan membuat cemas masyarakat, peristiwa gempa yang langka - jarang terjadi," cuit Daryono.
Walau demikian, Daryono juga menyebut bahwa gempa Jayapura tetap akan berakhir nantinya.
Di mana peristiwa yang sama pernah sekali terjadi di Ambon-Haruku pada 2019 silam dengan jumlah gempa lebih dari 2500 kali.
"Gempa Jayapura pasti akan selesai, itu earthquake sequence, multi fault aktif & triggered off fault seismicity, pernh tjd di Ambon-Haruku akhir 2019 sebyk 2500 lebih gempa tjd, menteror & bbrp bulan kemudian selesai krn akumulasi stressnya sdh release semua. selesai. kmd aman," tulisnya lagi.
Daryono pun kembali menegaskan bahwa kegempaan yang terjadi di Jayapura pasti akan selesai dan warga diharapkan tidak perlu khawatir.
"Saudaraku di Jayapura gempa ini pasti selesai. Fenomena ini mirip rentetan gempa Ambon-Haruku Sep. 2019 magnitudo M=6,5 diikuti 2.601 gempa susulan dengan 292 gempa dirasakan warga. Awal 2020 teror gempa ini pun berakhir/selesai, sampai sekarang aman," tegas Daryono pada cuitannya.
Baca Juga: Gempa Susulan M 4.4 Guncang Wilayah Kota Jayapura Papua, Getarannya Terasa Hingga Kabupaten Jayapura
"Kemiripan tipe aktivitas Gempa Ambon Sept 2019 (M6,5) dan Gempa Jayapura Januari 2023 (M5,4): Aktivitas gempanya sangat banyak, bersifat merusak, fenomena yang termasuk langka, tidak terprediksi para ahli, belum terpetakan sumber gempanya dgn detil," cuitnya lagi.
Sebagai informasi, Daryono juga melaporkan jumlah kegempaan yang terjadi di Jayapura per tanggal 11 Februari telah mencapai 1.174 kali dengan 172 gempa dapat dirasakan guncangannya.
Baca Juga: Gempa Susulan M 4.4 Guncang Wilayah Kota Jayapura Papua, Getarannya Terasa Hingga Kabupaten Jayapura
"Hasil monitoring BMKG, sejak gempa bumi M5.4 Kota Jayapura tgl 2 Januari 2023 hingga 11 Februari 2023 09:45 WIT telah terjadi gempa bumi di wilayah sekitar Kota Jayapura sebanyak 1.174 kali dengan 172 kejadian diantaranya guncangannya dirasakan," lapor Daryono melalui Twitternya.
BMKG sendiri selalu mengharapkan masyarakat agar tidak terpancing oleh isu dan berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Karena saat banyak sekali berita atau isu hoaks yang tengah tersebar di masyarakat melalui berbagai media sosial.***

Share this article
Daryono juga mengatakan bahwa gempa yang mengguncang Jayapura terus menerus itupun disebut langka dan jarang sekali terjadi.