AYOJAKARTA.COM - Menjelang sidang vonis hakim atas kasus pembunuhan berencana Yosua Hutabarat, mantan kuasa hukum Richard Eliezer, Deolipa Yumara menyebut Ferdy Sambo adalah dewanya keadilan.
Oleh sebab itu, ia menilai Ferdy Sambo harus mendapatkan hukuman sepertiga lebih berat dari tuntutan JPU.
Dikutip AYOJAKARTA.COM dari YouTube KompasTV pada Kamis (9/2/2023), Deolipa Yumara mengatakan hukuman yang pantas buat Ferdy Sambo adalah hukuman mati.
Menurutnya, Ferdy Sambo adalah pejabat negara yang seharusnya menangani kriminal namun malah menjadi pelaku utamanya.
"Kalau menurut kemungkinan sebenarnya hukuman yang pantas buat Sambo, ini hukuman yang pantas dulu ya adalah hukuman mati. Kenapa? karena Sambo ini adalah pejabat negara yang khusus menangani masalah keamanan, kriminal, tapi dia menjadi pelaku utama," ujar Deolipa Yumara.
Baca Juga: Psikolog Akui Usai Tuntutan 12 Tahun, Psikis Richard Eliezer Terguncang Hingga Tak Bisa Tidur
Ia menyebut Ferdy Sambo adalah dewanya keadilan karena sebagai pejabat negara dengan jabatan yang tinggi serta berwenang mengamankan anggota Kepolisian yang melakukan pelanggaran.
Hukuman yang pantas dijatuhkan untuk Ferdy Sambo adalah sepertiga hukuman terberat menurut Deolipa Yumara.
"Sambo ini kalo dalam ilmu hukum dia adalah dewanya keadilan sebenarnya, dewanya penanganan hukum. Tapi karena dia melakukan pidana ini hukumannya diperberat sepertiga dari hukuman maksimal," tuturnya.
Deolipa Yumara menjelaskan tidak ada hal yang meringankan karena menurutnya ia lebih mengetahui hukumnya.
Sidang pembacaan vonis terdakwa Ferdy Sambo tinggal menghitung hari.
Ia akan menghadapi vonis hakim setelah sebelumnya dituntut hukuman seumur hidup oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Dalam kasus yang menjeratnya, ia terbukti bersalah dan diduga menjadi otak di balik pembunuhan berencana Yosua Hutabarat.***

Share this article
Mantan pengacara Richard Eliezer, Deolipa Yumara sebut Ferdy Sambo sebagai Dewa Keadilan sehingga pantas dihukum mati.