Hati-hati Penipuan! Klik Undangan Nikah di WhatsApp Bisa Menguras Rekening Lho, Begini Cara Mengatasinya

Hati-hati Penipuan! Klik Undangan Nikah Bisa Menguras Rekening Lho, Begini Cara Mengatasinya
Hati-hati Penipuan! Klik Undangan Nikah Bisa Menguras Rekening Lho, Begini Cara Mengatasinya

AYOJAKARTA.COM - Ada penipuan baru yang memanfaatkan teknologi.

Kali ini modusnya muncul berupa undangan nikah yang dikirimkan melalui sosial media seperti WhatsApp.

Penipuan ini bertujuan untuk mencuri data pribadi dan bisa digunakan oleh pelaku untuk membobol dan bahkan menguras rekening melalui m-banking di ponsel.

Menurut dugaan, sudah ada 493 orang yang menjadi korban penipuan dan kerugiannya mencapai hingga Rp 12 miliar.

Baca Juga: Bos Indosurya Lakukan Penipuan Hingga Rp106 Triliun, 3 Artis Jadi Korban dan Rugi hingga Miliaran

Modus penipuan ini bernama Sniffing, korban yang terjerat bisa dipantau aktivitas dalam ponselnya untuk mendapatkan kode-kode rahasia seperti password, nomor PIN bahkan kode OTP.

Sebelumnya, modus penipuan Sniffing pernah marak dengan kasus pengiriman paket yang mencantumkan foto bukti pengiriman.

Kali ini penipu melakukan dengan cara baru yaitu mengirim undangan nikah dalam bentuk APK.

Pada umumnya, jika kerabat kita mengirimkan undangan nikah maka akan diterima dalam bentuk foto maupun video pendek dan bukan dalam bentuk file aplikasi atau APK.

Baca Juga: Waspada! Jangan Asal Pencet Link Undangan Pernikahan di WhatsApp, Modus Penipuan Terbaru Kuras Isi Saldo Anda

Hal ini sangat berbahaya karena biasanya orang yang menerima undangan nikah akan penasaran siapa nama yang akan menikah pada undangan tersebut sehingga segera klik tautan yang diterima tanpa pikir panjang.

Korban juga tidak akan menyadari bahwa ini merupakan penipuan yang bisa mengakibatkan terkurasnya saldo pada rekening.

Menurut Analis Digital Forensic Ruby Alamsyah, pelaku penipuan pengirim undangan palsu ini mengirimkan modus penipuannya dengan jumlah hingga ratusan ribu pesan dalam satu hari kepada para calon korban.

“Para pelaku itu mempersiapkan PHISHING dengan aplikasi palsu di file APK itu lalu broadcast ke banyak nomor, bisa ratusan ribu perhari lah,” kata Ruby Alamsyah.

“Targetnya kalau 1-2 persen dari orang yang dibroadcast kan banyak juga. Lalu memaksa orang-orang untuk membuka file,” tambahnya.

Baca Juga: Kenali Penipuan Berkedok Undangan Pernikahan Digital via WhatsApp

Namun ini bisa dihindari dengan cara memastikan terlebih dahulu jika menerima undangan dan melihat jenis filenya.

Jika berjenis APK maka jangan sampai tautan tersebut diklik dan aplikasinya terinstal.

Karena modus penipuan ini akan berhasil dijalankan apabila aplikasi penipuan tersebut telah terinstal di dalam ponsel.

Baca Juga: Waspada! Viral Penipuan Berkedok Sebar Undangan Lewat WA, Uang di Mbanking Langsung Ludes

“Sebenarnya ketika kita menerima di chat WhatsApp selama tidak diinstal kita masih aman, karena file tersebut tidak dijalankan,” kata Ruby Alamsyah.

Bareskrim Polri sudah bergerak menangani kasus ini dengan berhasil menangkap 13 orang tersangka pengirim APK undangan palsu.

Dari 13 tersangka, masing-masing memiliki peran yang berbeda diantaranya sebagai pengembang APK penipuan, sebagai pencari database calon korban dan sebagai pengirim pesan, dikutip AyoJakarta.com dari akun Instagram @ngomonginuang pada Minggu (5/2/2023).***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Ruby Alamsyah
# Apk
# phishing
# cara mengatasi
# Sniffing
# undangan nikah
# hati-hati
# rekening
# penipuan
# WhatsApp

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.