AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini ramai di media sosial WhatsApp tentang adanya modus penipuan baru menggunakan link undangan pernikahan dari nomor yang tidak dikenal.
Tentu modus penipuan baru ini sangat meresahkan, terlebih bagi orang tua yang tidak waspada dengan adanya kiriman link dengan modus penipuan ini.
Dikutip dari suara.com modus penipuan ini dilakukan dengan ajakan untuk menginstall aplikasi undangan pernikahan lalu saldo Anda akan bisa dikuras.
Baca Juga: Hore! Seleksi CPNS 2023 Bakal Dibuka Lebih Awal, Simak Jadwal Pendaftarannya di Sini
Berikut modus operasi dari penipuan via link undangan di WhatsApp :
1. Dalam modus baru itu, penipu akan berpura-pura sebagai pihak pengirim undangan dengan mengirimkan file ekstensi aplikasi lewat aplikasi pesan singkat yang disertai dengan foto undangan pernikahan kepada korban.
2. Kemudian, masyarakat yang menerima pesan tersebut akan diminta untuk meng-klik dan install aplikasi tersebut. Setelah itu, masyarakat harus menyetujui hak akses terhadap beberapa aplikasi, dan dari situlah data pribadi yang bersifat rahasia dalam handphone korban bisa dicuri oleh pelaku.
3. Adapun dalam pelaku akan mencuri data yang bersifat pribadi dan berbagai informasi yang masuk melalui SMS, seperti data perbankan yang bersifat rahasia seperti One Time Password (OTP) dan data lainnya.
Menanggapi modus ini, Direktur Jaringan dan Layanan BRI Andrijanto meminta nasabah dan masyarakat agar lebih berhati-hati. Dia berharap agar korban dari kejahatan perbankan tidak bertambah.
"Kerahasiaan data pribadi dan data transaksi perbankan harus terus dijaga, tidak hanya oleh pihak bank, namun juga oleh nasabah," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip Selasa (31/1/2023).
Andrijanto menyebut, BRI selalu melakukan himbauan kepada nasabah agar lebih berhati-hati, serta tidak mengunduh, menginstal, maupun mengakses aplikasi tidak resmi.
Nasabah juga diminta meningkatkan kewaspadaan dengan tidak memberikan informasi data pribadi maupun data perbankan yang bersifat rahasia seperti user id mobile banking, password, PIN, One Time Password/OTP, kepada pihak manapun, termasuk yang mengatasnamakan BRI.
"Jika masyarakat sudah terlanjur menginstal aplikasi yang tidak dikenal tersebut, maka diimbau untuk segera melakukan uninstall aplikasi yang tidak dikenal tersebut," kata dia.
Baca Juga: Tegas! Arman Hanis dalam Duplik Sambo: Jaksa Frustasi dan Telah Melukai Kedudukan Advokat
Andrijanto juga meminta, jika nasabah mendapat notifikasi melalui SMS, surat elektronik atas transaksi yang tidak dilakukan, agar dapat segera menghubungi Contact BRI yang resmi di 14017/1500017.
Berbagai modus penipuan memang selalu berubah-ubah mengikuti era zaman, Anda dan keluarga tentu harus waspada agar tabungan yang bernilai tidak terkuras oleh oknum tidak bertanggungjawab.***

Share this article
Informasis seputar modus penipuan terbaru gunakan link pernikahan melalui WhatsApp bisa kuras rekening saldo Anda. Jangan asal pencet