AYOJAKARTA.COM - Ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak merasa geram dengan Putri Candrawathi.
Wajar jika Ibunda Brigadir J merasa kecewa dengan Putri Candrawathi, sebab keterlibatannya dalam pembunuhan putra tercintanya.
Ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak bahkan sempat menangis kala mendengar tuntutan dari Jaksa Penuntut Umun (JPU) kepada Putri Candrawathi.
Seperti diketahui Putri Candrawathi dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama delapan tahun penjara.
Kemudian hari ini, Rabu, 25 Januari 2023 merupakan jadwal pembacaan nota pembelaan istri Ferdy Sambo.
Ibunda Brigadir Yosua pun turut menanggapi pembelaan dari terdakwa Putri.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube MetroTv pada Rabu, 25 Januari 2023 berikut ulasannya.
Dengan perasaannya yang geram, Rosti Simanjuntak menilai bahwa istri Ferdy Sambo ini adalah orang yang aneh dan bermulut licik.
“Putri Candrawathi melakukan pembelaan terlebih dahulu dia adalah manusia yang sangat aneh yang memiliki kemunafikan dan mulut yang sangat licik,” ucap Rosti.
Rosti Simanjutak kecewa lantaran anaknya telah difitnah melakukan pemerkosaan kepada Putri tanpa adanya bukti yang valid.
“melakukan fitnahan-fitnahan dengan tidak memberikan bukti atau menunjukan bukti yang sah terlebih seperti yang dia tangiskan di persidangan dia katanya adalah sebagai korban kekerasan seksual yang dilakukan almarhum Yosua,” ujarnya.
Ibunda almarhum Yosua menegaskan bahwa jika memang benar ada pelecehan, seharusnya sebagai korban dapat melampirkan bukti tersebut.
Rosti Simanjuntak menilai bahwa istri eks Kadiv Propam Polri ini seorang manusia yang tidak memiliki hati nurani.
Sebab menginginkan kematian dari seorang ajudannya sendiri.
“Putri ini adalah manusia yang tidak memiliki hati nurani atau rasa kasihan pada ajudannya sendiri yang dia perlakukan semaunya sendiri dengan menginginkan kematian dari almarhum Yosua,” ungkapnya.***

Share this article
Tanggapi sidang pledoi nota pembelaan Putri Candrawathi, ibu Brigadir J Rosti Simanjuntak geram dan minta bukti valid soal pelecehan