AYOJAKARTA.COM - Terdakwa Putri Candrawathi mengaku tidak melihat jenazah Yosua Hutabarat usai penembakan yang diduga dilakukan Richard Eliezer, lantas apa yang Putri lihat?
Bahkan lokasi penembakan Yosua tidak jauh dari kamar Putri Candrawati ketika dijemput Ferdy Sambo, dirinya mengakui karena dirangkul oleh suaminya (Ferdy Sambo).
Diketahui bahwa Putri Candrawati juga mengaku tidak mengetahui Yosua alias Brigadir J itu meninggal dunia karena penyebab dari penembakan.
Dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube Kompas Tv bahwa Putri Candrawati mengaku baru mengetahui Yosua meninggal sehari setelah penembakan, pada Rabu 11 Januari 2023.
Hakim Wahyu juga menjelaskan kembali saat kejadian itu, dimana saksi-saksi termasuk terdakwa Ferdy Sambo itu memerintahkan untuk keluar seusai penembakan Yosua.
"Pada saat saudara diantar, saudara melihat ada jenazah disitu?," tanya Hakim Wahyu.
Dia mengaku bahkan tidak melihat jenazah Brigadir J saat peristiwa tersebut selesai.
"Saya tidak lihat, karena suami merangkul begini. Saya tahu Yoshua meninggal pada tanggal 9 Juli 2022. Waktu itu, suami saya menyampaikan bahwa Yoshua meninggal ditembak Richard," tuturnya Putri.
Hakim Wahyu pun menanyakan bagaimana reaksi Putri ketika mendengar Yosua telah meninggal, dirinya hanya mengaku merasa kaget saja.
Selanjutnya Putri mengungkapkan bahwa suaminya yakni Ferdy Sambo telah melaporkan peristiwa tembak-menembak antara Richard Eliezer dengan Yosua atau Brigadir J ke Kapolri.
Dirinya merasa marah ketika mendengar laporan itu, kenapa dirinya dibawa-bawa dalam kasus pembunuhan yang menewaskan Yosua Hutabarat.
"Lalu saya marah sama suami saya, kenapa saya dikut-ikutkan dalam peristiwa tersebut, lalu saya menangis dan suami saya keluar dari kamar," ungkap Putri.***

Share this article
Putri Candrawathi ungkap dirinya tidak melihat penembakan Brigadir J oleh Richard Eliezer karena sedang lakukan hal ini