AYOJAKARTA.COM - Sidang kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat kini menuai banyak fakta baru, diduga Chuck Putranto mengungkapkan kemarahan sang Kadiv Propam Ferdy Sambo saat dirinya diperintah untuk mengamankan CCTV.
Kemarahan Ferdy Sambo pun membuat Chuck tidak bisa berkutik apa-apa, karena Chuck merasa dirinya menyimpang dalam perintah Ferdy.
Dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube Kompas Tv kehadiran Chuck Putranto adalah sebagai saksi bagi terdakwa Arif Rachman Arifin dalam perkara obstruction of justice atau perintangan penyidikan kematian Brigadir J alias Yosua Hutabarat.
Baca Juga: Hidung Bercucuran Darah, Athalla Naufal Punya Cerita Lain Dibalik Kasus KDRT Venna Melinda
Ketika dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan PN Jaksel, Chuck mengaku dipanggil Ferdy Sambo ke ruangan Kadiv Propam Polri pada 11 Juli 2022.
Chuck pun menerangkan bahwa dirinya ditanya oleh Ferdy Sambo tentang dimana letak CCTV tersebut.
"Saya dipanggil Pak Ferdy Sambo sekitar jam 10 atau 11 pagi. Beliau tanyakan untuk posisi CCTV," ujar Chuck di PN Jaksel pada Kamis 12 Januari 2023.
Ia menjelaskan dirinya lalai terkait CCTV yang diperintahkan Ferdy Sambo untuk diamankan. Sebab, Chuck melanjutkan menyerahkan CCTV ke Polres Metro Jakarta Selatan, sehingga membuat Ferdy Sambo marah besar.
"Saya kelupaan karena tidak pernah melapor ke beliau. Kemudian saya tanyakan, 'CCTV yang mana jenderal?' Beliau tanya, 'CCTV di sekitar rumah Duren Tiga. Saya bilang sudah diserahkan ke Polres, jenderal," jelasnya.
Baca Juga: Luna Maya Dikabarkan Dekat dengan Sosok Pengusaha Sukses Ini, Ramalan Hard Gumay Terbukti Benar?
Menurut Chuck, ketika mengetahui CCTV sudah diserahkan ke Polres Jaksel, Ferdy Sambo langsung memarahinya.
"Beliau di situ sudah meninggi suaranya, 'siapa yang merintah?' Saya jawab, 'siap'. Lalu, diperintahkan beliau untuk mengambil (CCTV), 'kamu ambil itu CCTV-nya, kamu copy dan lihat isinya'," tutur Chuck.
Selanjutnya, Chuck merasa perbuatan tersebut salah sehingga menanyakan perintah tersebut kepada Ferdy Sambo. Namun, Ferdy Sambo kembali marah besar seusai menerima pertanyaan dari perintahnya.
"Saya sampaikan, 'mohon izin jenderal, apakah tidak apa-apa di-copy dan dilihat isinya?' Terus beliau marah lagi, mungkin karena dianggap saya melawan. Beliau sampaikan, 'sudah jangan banyak tanya! Kalau ada apa-apa, saya tanggung jawab'," tegasnya.
Ketika mendapat perintah tersebut, Chuck Putranto ketakutan sehingga langsung menghubungi penyidik Polres Jaksel untuk menanyakan soal CCTV Duren Tiga.***

Share this article
Chuck Putrano tidak lakukan perintah Ferdy Sambo soal CCTV Duren Tiga, suami Putri Candrawathi itu murka