AYOJAKARTA.COM - Persidangan Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua masih terus bergulir.
Ferdy Sambo kembali menjalani persidangan pada Selasa, 10 Januari 2023 di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.
Pada sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mencecar Ferdy Sambo terkait persoalan membiarkan Putri Candrawathi bersama Brigadir Yosua.
Baca Juga: Viral! Detik-detik Ferdy Sambo Menangis Terisak dalam Persidangan, Ternyata Karena Hal Ini
Padahal sebelumnya mantan Kadiv Propam ini mengaku bahwa Putri Candrawathi merupakan cinta pertamanya.
Ferdy Sambo mengaku bahwa saat itu ia tidak dapat berpikir secara jernih.
Sehingga saat mendengar cerita dari Putri Candrawathi ia langsung berfikir bahwa ia harus memanggil yang bertanggung jawab.
“Saya sudah sampaikan bahwa setelah mendengar penjelasan istri saya itu saya tidak bisa berfikir yang jernih waktu itu sehingga langkah pertama saya harus memanggil ajudan yang bertanggung jawab,” ujarnya yang dikutip dari kanal YouTube Kompastv pada Rabu, (11/1/23).
Terkait Putri Candrawathi yang pergi isolasi dengan Brigadir Yosu usai pelecehan, Ferdy Sambo mengaku tidak tahu hal tersebut.
“Kemudian terkait yang dia pergi kemudian berangkat isolasi dengan Yosua kembali itu saya tidak tahu, saya sudah jelaskan bahwa kegiatan-kegiatan seperti itu sudah biasa mereka lakukan dan juga istri saya tidak mau ini ramai kemudian ini diketahui oleh orang, karena aib,” ujarnya.
Baca Juga: Terpopuler! Brigadir Yosua Ternyata Berhasil Rusak Skenario Palsu Ferdy Sambo dengan Cara Ini
Masih belum puas dengan jawaban Sambo, Jaksa Penuntut Umum kembali mencecar dengan pertanyaan yang serupa.
Di mana jika seseorang menjadi korban pemerkosaan, tentulah ia mengalami rasa trauma.
Namun kenapa mantan Kadiv Propam ini malah membiarkan istrinya bersama pelaku.
Baca Juga: Merasa Ditantang oleh Yosua, Hakim Tanyakan Kenapa Ferdy Sambo Tidak Ajak Duel
Mendengar hal tersebut, Sambo pun mengatakan bahwa saat itu perasaannya hancur.
Dan meminta agar tidak membuat seolah-olah ia membiarkan Putri Candrawathi pergi dengen Yosua.
“Mohon maaf Penuntut Umum saudara tidak bisa merasakan apa yang saya rasakan sehingga tidak bisa menanyakan kepada saya terkait dengan perasaan saya waktu itu,” kata Ferdy.
“Kalau itu yang terjadi seperti itu yang seperti inilah saya sampaikan di persidangan, jadi jangan seolah-olah saya membiarkan istri saya pergi lagi, karena pasti akan berbeda pasti berbeda kondisi saya waktu itu,” tambahnya.
Selain itu Jaksa Penuntut Umum juga sempat menanyakan apakah sebelumnya ada Ajudan yang melawan perintahnya.
“Selama anda menjabat menjadi Kadiv Propam, ini kan ya kita semua sudah tahu bahwa ini adalah Polisinya Polisi, kewenangan anda luar biasa terhadap penanganan terhadap Polisi,” ujarnya.
Baca Juga: Ferdy Sambo Emosi! Akui Brigadir J Menantang Saat Ditanya Soal Kejadian di Magelang
“Pernahkah ada ajudan yang melawan sampai saudara mengatakan kepada Ricky dan Richard kalau Yosua melawan backup saya, pernahkah ada yang melawan kok sampai terbesit dipikiran anda, ada pemikiran seperti itu,” tambahnya.
Menurut pengakuan Sambo tidak ada ajudan yang melawan perintahnya.
Namun saat itu ia mengatakan bahwa kondisinya berbeda, sebab Brigadir Yosua telah melecehkan Putri Candrawathi.***

Share this article
Dicecar JPU, Ferdy Sambo jelaskan apa yang ia lakukan karena saking cintanya kepada Putri Candrawathi.