AYOJAKARTA.COM - Aiman Witjaksono seorang Jurnalis senior yang namanya terus jadi bahan perbincangan publik.
Aiman Witjaksono membeberkan spekulasinya terkait motif dari pembunuhan Brigadir J.
Dalam podcast Uya Kuya, Aiman Witjaksono mengungkap bahwa motif pembunuhan Brigadir J diduga bukanlah pelecehan, melainkan ada hal lain.
Diketahui bahwa Ferdy Sambo masih tetap kekeh dengan alasannya bahwa motif pembunuhan Brigadir J adalah adanya pelecehan seksual.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Uya Kuya TV pada Kamis, 5 Januari 2023, membagikan informasi terkait dugaan dari motif pembunuhan Brigadir Yosua.
Awalnya Uya Kuya menanyakan kenapa Jurnalis senior ini menelusuri soal uang seratus triliun di rekening Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Baca Juga: Aiman Witjaksono Bicara Soal Kasus Ferdy Sambo dari Uang Rp 100 Triliun, Suap hingga Jet Pribadi
Pertanyaan tersebut Aiman jawab karena selama ini motif dari pembunuhan Yosua yang dibahas adalah selalu pelecehan.
Namun tak ada yang memeriksa lebih dalam soal aliran dana tersebut.
Sedangkan dalam kasus Ferdy Sambo ini ada beberapa kasus lainnya antara lain yaitu obstruction of justice, dan isu konsorsium yang sampai saat ini masih belum tahu kebenarannya.
Sehingga diduga motif sebenarnya itu bukan pelecehan melainkan yang benar adalah ada hubungannya dengan uang.
“Ini kan berkutatnya di pelecehan atau perkosaan dan lain sebagainya intinya pelecehan seksual tapi sampai detik ini belum ada yang menganggap bahwa ini jangan-jangan ada hal lain dari pelecehan, jangan-jangan pembunuhan ini bukan karena pelecehan tapi karena uang,” ujarnya.
Aiman juga menduga bahwa bisa saja ini pembunuhan berencana namun ditutupi dengan adanya tindak pelecehan seksual.
Baca Juga: Penjelasan Aiman Witjaksono Soal Uang Rp100 Triliun di Rekening Yoshua: Diduga Uangnya…
Sehingga Ferdy Sambo marah karena istrinya dilecehkan maka hukumannya pembunuhan biasa, bukan pasal 340.
“karena ada pelecehan, ada kemarahan luar biasa sehingga ada pembunuhan tapi tidak bisa dikategorikan pembunuhan berencana, emosi yang begitu besar padahal sebenarnya direncakan misalnya seperti itu untuk mengurangi pasal 340 dihilangkan diganti dengan pasal 338,” ujarnya.
Adanya isu konsorsium 303, diduga juga bisa menjadi motif dari pembunuhan Brigadir Yosua.
Omset dari hasil judi tersebut per tahun dapat mencapai ratusan triliun.
“jangan-jangan karena uang, uangnya yang banyak karena bicara soal konsorsium ini ada 155 triliun omsetnya satu tahun,” ujarnya.***

Share this article
Aiman Witjaksono menduga bahwa motif sebenarnya pembunuhan Brigadir J bukan soal pelecehan, tapi karena uang.