Terpopuler! Susno Duadji Sentil Ferdy Sambo yang Ngotot Ingin Lepas dari Jerat Hukum dengan Bawa Banyak Ahli

Terpopuler! Susno Duadji Sentil Ferdy Sambo yang Ngotot Ingin Lepas dari Jerat Hukum dengan Bawa Banyak Ahli

Terpopuler! Susno Duadji Sentil Ferdy Sambo yang Ngotot Ingin Lepas dari Jerat Hukum dengan Bawa Banyak Ahli

AYOJAKARTA.COM - Genderang perang antara Ferdy Sambo dan para Jaksa Penuntut Umum terus digulirkan selama persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Pihak Ferdy Sambo menggunakan segala macam cara seperti mendatangkan berbagai macam ahli dalam rangka usaha lepas dari jerat hukumnya.

Namun begitu banyaknya ahli yang didatangkan itulah yang kemudian membuat sidang pada kasus ini berjalan begitu lama.

Baca Juga: Febri Diansyah Pajang Foto Yosua di Tempat Hiburan Malam yang Punya Nama Malam Bang Alex, Ada Maksud?

Dikutip AyoJakarta.com dari akun YouTube Medcom.id, Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji memberikan komentarnya mengenai lamanya kasus ini berjalan.

Ia pun mengatakan bahwa kasus ini mudah ditangani jika bukan seorang mantan Kepala Divisi Propam Polri (Kadiv Propam) yang melakukannya.

"Kalau ini bukan melibatkan orang gede, sekelas polsek saja bisa," ucap Susno.

Lebih lanjut Susno juga mengomentari banyaknya saksi ahli yang dihadirkan oleh penasihat hukum dari Ferdy Sambo.

Baca Juga: Panen Cibiran, Anak Ferdy Sambo Trisha Eungelica Lakukan Live, Harapan Tahun Barunya Buat Warganet Buka Suara!

Ia pun menambahkan bahwa banyaknya saksi ahli ini sengaja dihadirkan oleh penasehat hukum dari terdakwa.

Hal ini dikarenakan masa penahanan para terdakwa akan habis setelah 90 hari dan kemungkinan mereka bisa bebas.

"Ini sengaja para pengacaranya atau advokatnya membuat tarian supaya majelis, jaksa dan publik terbawa oleh iramanya, tujuannya apa kan hakim hanya berwenang menahan selama 30 hari diperpanjang 60 hari, jadi 90 hari," kata Susno.

"Perkara ini masuk tanggal 10 oktober maka tanggal 9 januari habis dan perkara ini bukan perkara yang sulit pembuktiannya, apakah akan ada perpanjangan istimewa atau tidak," jelasnya.

Baca Juga: Kocak! Pengunjung Sidang dibuat Ngakak Saat Saksi Ahli Kubu Ferdy Sambo Jelaskan Hal ini kepada Jaksa

Susno pun kembali menjelaskan kemungkinan terburuk jika penahanan para terdakwa tidak diperpanjang.

"Maka kalau tidak diperpanjang secara istimewa tanda petik, maka para terdakwa lima orang itu akan bebas menunggu putusan di luar, kalau sudah di luar lain cerita," jelas Susno Duadji.

Ia kemudian menyayangkan terlalu banyak ahli yang didatangkan, sebab jika mendatangkan ahli hukum pidana, baik JPU maupun Hakim merupakan seorang yang ahli dalam bidang tersebut.

Susno kemudian menyindir bahwa bisa saja nanti ahli dukun yang bakal didatangkan oleh penasehat hukum untuk memperpanjang proses persidangan.

"Nanti lama-lama ahli dukun yang mereka undang kesini, panjang lagi adu dukun," ucap Susno.

Baca Juga: Susno Duadji Yakini Ferdy Sambo-Putri Candrawathi Otak Pembunuhan Berencana Brigadir J, Hal Ini Membuktikan

Mudah dibuktikan

Menurut Susno, kasus Ferdy Sambo juga termasuk sangat mudah untuk dibuktikan.

Sebagaimana diketahui, Ferdy Sambo terbelit kasus penembakan terhadap Brigadir J alias Yosua Hutabarat pada 8 Juli lalu.

Peristiwa itu terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Pihak Ferdy Sambo berupaya menyeret Richard Eliezer alias Bharada E sebagai pelaku utama pembunuhan.

Baca Juga: Sebut Kasus Ferdy Sambo Sudah Direncanakan, Susno Duadji: Satu yang Saya Takutkan

Susno Duaji memaparkan bahwa ada 4 hal yang bisa menyimpulkan bahwa apa yang dilakukan Ferdy Sambo merupakan pembunuhan berencana.

Hal pertama adalah kematian Brigadir J itu sendiri.

Kemudian yang kedua adalah pengakuan Richard Eliezer yang telah menembak Brigadir J atas perintah Ferdy Sambo yang juga ikut menembak.

"Dan katanya yang menyuruh, Bapak itu (Sambo) dan ikut menembak, itu kan sudah cukup alat bukti," ujar Susno.

Baca Juga: Senada dengan Susno Duadji, Reza Indragiri Sebut Poligraf Tak Bisa Ukur Kenyataan dan Hanya Hiperbola Belaka!

Ketiga adalah jumlah tembakan yang diketahui dari hasil forensik.

Richard Eliezer mengaku menembak lima peluru namun hasil forensik menemukan jika ada tujuh peluru.

"Dua peluru dari siapa? Yang bersenjata dan menembak di situ dua orang. Jenderal (Sambo) dan E, berarti berdua," jelas Susno.

susnBaca Juga: Susno Duadji Yakin Ferdy Sambo Dalang Pembunuhan Berencana Brigadir J, Tapi Takut Bila…

Lalu yang keempat adalah pemberian senjata oleh Ferdy Sambo kepada Richard Eliezer.

Karena itu, Susno melihat jika kasus Sambo jelas memenuhi unsur kesengajaan.

"Ngapain dikasih kalau cuma diputar-putar untuk koboi-koboian?" pungkasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.

Jakarta Barat 03 Jun 2026, 13:27 WIB

Upaya Kurangi Bau Sampah, Kelurahan Duri Jakarta Barat Lakukan Uji Coba Penggunaan Cairan Eco Lindi!

Upaya untuk mengurangi dampak bau dari sampah, Kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat lakukan uji coba pemanfaatan cairan eco lindi di depo sampah Jalan Duri Utara III pada Rabu, 3 Juni 2026.