AYOJAKARTA.COM - Belakang ini fenomena gempa bumi yang sering diinformasikan oleh BMKG mendapatkan lebih banyak perhatian dari publik.
Selain disebabkan oleh sesar, beberapa gempa bumi dapat disebabkan oleh tumbukan pada lempeng yang biasanya disebut dengan subduksi atau keadaan di mana lempeng samudra menyelinap ke bawah lempeng benua.
Tumbukan tersebut memiliki kekuatan yang sangat besar karena memiliki perbedaan massa jenis, hal inilah yang disebut megathrust.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun YouTube Narasi Newsroom pada Selasa (20/12/2023), Kepala PRTH BRIN, Dr. Ing. Widjo Kongko menyampaikan penjelasannya mengenai megathrust.
"Nah ini batas-batas tumbukan itu adalah daerah megathrust dan kemudian itu yang bisa menyebabkan gempa bumi dengan tinggi," ucap Dr. Ing. Widjo Kongko.
Ia pun kemudian menjelaskan mengenai zona Subduksi di Indonesia yang terbagi atas 13 segmen tersebar dari Aceh sampai Papua dengan potensi gempa 8,5 SR hingga 9 SR.
Baca Juga: Sesar vs Zona Megathrust, Mana yang Lebih Berbahaya? Simak Penjelasannya!
"Itu daerah subduksi semua, dan itu potensi gempa megathrust, istilahnya begitu, dan itu besar, bisa sampai skala 8 keatas 8,5 bahkan 9, kaya yang di Aceh," ucap Widji Kongkom.
13 Segmen zona subduksi megathrust yang ada di Indonesia adalah Aceh Andaman, Nias, Simelue, Batu, Mentawai - Siberut, Mentawai - Pagai, Enggano, Selat Sunda, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumba, Sulawesi, Filipina, Papua
Namun belakangan pernyataan dari para ahli pun seperti gayung bersambut dengan pendapat dari salah satu sosok parapsikolog yaitu Hard Gumay.
Baca Juga: Terkuak! Zona Megathrust Membentang Sepanjang 1000 Kilometer di Selatan Jawa, Haruskah Waspada?
Hard Gumay merupakan parapsikolog yang cukup terkenal di Indonesia, entah kebetulan atau tidak beberapa pernyataannya sering terbukti.
Misalnya adalah ramalan mengenai sosok inisial R yang terkena masalah pada tahun ini, yang kemudian dikaitkan dengan Rizky Billar.
Pada sebuah stasiun televisi ia mencoba meramalkan mengenai kejadian-kejadian yang akan terjadi pada tahun 2023.
Baca Juga: Sesar Cugenang Jadikan 9 Desa di Cianjur Zona Bahaya, BMKG Ungkap Tak Boleh Jadi Hunian: Terlarang!
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @randominpo pada Minggu (18/12/2022), Hard Gumay menyatakan bahwa ia melihat sesuatu yang berhubungan dengan air tepatnya berada di laut.
“2023 saya lebih konsen ke laut, air laut,” ujar Hard Gumay.
Hard Gumay pun menyebutkan bahwa bencana yang terlihat berupa gelombang laut.
“Di saya ini sekarang pun masih terlihat terlintas gelombang laut dan biasanya dari penglihatan tersebut saya selalu menafsirkan artinya akan ada terjadi sesuatu dengan yang sehubungan dengan laut,” ucap Hard Gumay.
Ia pun menambahkan bahwa bencana tersebut akan melanda beberapa wilayah di daerah Sulawesi.
“Lautnya besar, saya melihat tidak bertepi, Sumatera bukan, Jawa bukan Sulawesi, tiga tempat Manado, Makassar, sama desa kecil laut,” jelas Hard Gumay.
Namun menyikapi hal tersebut hendaknya masyarakat sebaiknya tidak termakan berita hoax dan tetap memantau akun para ahli yang menyampaikan info mengenai bencana alam.***
Share this article
Berikut ini adalah 13 zona subduksi megathrust yang dipetakan ahli, cocok dengan ramalan Hard Gumay soal bencana 2023?