AYOJAKARTA.COM – Terdakwa Putri Candrawathi akhirnya menanggapi hasil dari uji poligraf yang disampaikan saksi Aji Febrianto dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Sebelumnya berdasarkan keterangan saksi Aji Febrianto, hasil tes poligraf Putri Candrawathi bernilai minus 25 dan terindikasi berbohong.
Berdasarkan pengakuan Putri Candrawathi, saat diperiksa poligraf dirinya merasa tidak sanggup menceritakan tentang peristiwa dari tanggal 2 Juli hingga 8 Juli 2022.
Baca Juga: Sidang Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika, Pengacara Ajukan Eksepsi dan Sampaikan Hal Ini
Saat mengikuti uji poligraf, Putri Candrawathi diperiksa seorang diri oleh dua orang petugas termasuk Aji Febrianto.
Berdasarkan keterangan Putri Candrawathi, dirinya diminta untuk menjelaskan kejadian tanggal 2 Juli hingga 8 Juli 2022, namun dirinya tidak sanggup.
“(Kejadian) Tanggal 7 saya berhenti (menjelaskan). Saya sampaikan ke berdua yang bertanya, saya tidak sanggup karena saya tidak mau menceritakan tentang kejadian peristiwa tersebut,” ujar Putri.
Putri Candrawathi kemudian mengungkapkan jika saat itu dirinya diharuskan untuk menceritakan peristiwa tersebut oleh Aji Febrianto sendiri.
Baca Juga: Biasakan Mulai Sekarang! Ini 5 Amalan Harian Agar Lancar Rejeki Menurut Mbah Moen
“Namun salah satu pemeriksa sampaikan 'Ibu harus ceritakan karena Ibu sudah di sini’. Kalau tidak salah itu Bapak Aji sendiri,” lanjutnya.
Putri Candrawathi mengaku jika dirinya saat itu menangis karena ia diharuskan untuk menceritakan peristiwa kekerasan seksual tersebut kepada dua orang pria.
Putri Candrawathi juga menjelaskan pembelaannya, jika saat uji poligraf dirinya tidak didampingi oleh seorang wanita atau psikolog.
“Saya harus ceritakan peristiwa kekerasan seksual yang saya alami tanpa didampingi oleh psikolog atau wanita di dalam ruangan. Dan saat itu saya hanya bisa menangis tetapi diminta untuk melanjutkan,” ujar Putri.
Baca Juga: Pasca Gempa M 5,2 Mengguncang Karangasem Bali, Sebanyak 34 Rumah Warga Rusak
Putri Candrawathi memberikan pembelaan jika hasil negatif dari uji poligraf tersebut, dikarenakan dirinya terpaksa dan merasa takut jika tidak kooperatif.
“Dan saya melanjutkan karena saya takut dibilang tidak kooperatif dalam pemeriksaan,” tandasnya.***

Share this article
Putri Candrawathi, saat diperiksa poligraf dirinya merasa tidak sanggup menceritakan tentang peristiwa dari tanggal 2 Juli - 8 Juli 2022