AYOJAKARTA.COM -- Usai deklarasi pasangan capres dan cawapres, Anies Baswedan dan Cak Imin kini mengatur strategi untuk bisa memenangkan Pilpres 2024.
Pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin yang diusung oleh Partai NasDem, Partai PKB, dan Partai PKS kini tengah melaksanakan aksi dan berbagai kegiatan untuk pemenangan Pilpres 2024.
Terkini, Anies Baswedan bertemu dengan alumni ITB yang dilaksanakan di Badoengshe Melk Centrale 1928, Bandung, Jawa Barat.
Baca Juga: Tes IQ: Seberapa Teliti Kamu? Temukan Huruf C di Antara Huruf G dalam 8 Detik
Acara alumni ITB bersama Anies Baswedan, didatangi oleh berbagai aktivis dan rekan Anies tahun 80-90 yakni ada Syahganda Nainggalan, Jumhur Hidayat, Miftahul Huda, Haru Suwandharu, Nurcholis.
Tidak hanya alumni yang berkiprah di luar kampus, namun juga banyak tokoh yang menjadi ASN di kampus baik sudah doktor dan professor, juga ikut dalam pertemuan bersama Anies Baswedan.
Anies Baswedan memberikan pernyataan bahwa tahun 80-90an adalah masa-masa sulit untuk masuk ITB.
"Kami di Jogja cuma bisa lihat dari jauh, nggak berani daftar, kita," kata Anies Baswedan seperti dikutip AyoJakarta.com dari Republika pada Senin, 2 Oktober 2023.
Baca Juga: Tes IQ: Temukan Ikan untuk Menguji Ketelitian dan Kemampuan Observasi
Diketahui bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta ini adalah alumni dari UGM, dirinya lantas memberikan tanggapan mengapa banyak lulusan SMA yang tidak berani daftar di ITB saat itu.
Kata Anies Baswedan alasannya cukup sederhana, yaitu tidak mau di dalam riwayat hidup tertulis pernah ditolak masuk kampus ITB.
Kampus di ITB ada di Jalan Ganesha, Bandung, mereka yang lolos seleksi akan belajar di sana.
Halaman depan kampus ITB juga cukup luas dengan dua bangunan besar arsitektur Sunda yang terlihat megah.
Di pintu gerbang ITB ada spanduk yang bertuliskan "Selamat Datang Putra-Putri Terbaik Indonesia".
"Betul kan?" ucap Anies Baswedan sambil tertawa kecil.
Spanduk yang bertuliskan seperti itu, menurut Anies Baswedan dapat disimpulkan bahwa yang berkumpul di kampus ITB adalah putra-putri terbaik bangsa, mereka masuk ITB dengan seleksi yang ketat.
Sontak dirinya langsung membandingkan spanduk yang ditulis di UGM untuk menyambut mahasiswa baru.
"Kalau di UGM, tulisannya ‘Selamat Datang Pemimpin Masa Depan',” kata Anies Baswedan dengan tertawa lepas.
Baca Juga: Karakter Asli Seseorang Terungkap Lewat Gaya Bicara, Orang yang Ceplas Ceplos Ternyata..
Suasana ngariung bersama alumni ITB menjadi riuh dan tertawa, Anies Baswedan membandingkan spanduk ITB dan UGM, sebut ITB salah pilih tulisan spanduk.
Mantan Kemendikbud ini menyarankan agar spanduk untuk menyambut mahasiswa baru di ITB direvisi.
Kendati demikian, Anies Baswedan masuk kuliah di UGM pada tahun 1989.
Dirinya pernah menjadi ketua panitia Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) UGM. Saat itu ada yang berbuat iseng pada spanduk.
Baca Juga: Tes IQ: Cari 5 Perbedaan Gambar Dalam Waktu 1 Menit, Hanya Orang dengan Ketelitian Tinggi yang Bisa!
“Huruf N-nya di-ilangin, jadi ‘Selamat Datang Para Pemimpi Masa Depan’,” ucap Anies Baswedan.
Anies Baswedan memberikan usul agar tulisan spanduk ITB untuk menyambut mahasiswa baru tidak menjadi salah doa.
"Jadi mulai besok jadi ‘Selamat Datang Putra-Putri Terbaik dan Pemimpin Masa Depan Bangsa’," ucap Anies Baswedan.***

Share this article
Usai deklarasi pasangan capres dan cawapres, Anies Baswedan dan Cak Imin kini mengatur strategi untuk bisa memenangkan Pilpres 2024.